ACEH, 10 Januari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ibu Kota Kecamatan (IKK) Langkahan di Kabupaten Aceh Utara, telah kembali beroperasi secara fungsional mulai 9 Januari 2026. Berfungsinya kembali infrastruktur vital ini merupakan tahap penting dalam pemulihan layanan dasar bagi pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak bencana.
Menteri PU,
Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pemulihan layanan air bersih merupakan
prioritas utama pemerintah dalam penanganan pascabencana banjir bandang dan
tanah longsor di Aceh.
“Air
bersih adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda, terutama di wilayah
terdampak bencana. Diharapkan dengan berfungsinya kembali SPAM IKK Langkahan
dapat membantu masyarakat kembali beraktivitas dengan lebih sehat dan aman,
sekaligus mendukung proses pemulihan sosial dan ekonomi di Aceh Utara,”
ujar Menteri Dody di Jakarta.
SPAM IKK
Langkahan yang berlokasi di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Langkahan, memiliki
kapasitas terpasang sebesar 20 liter per detik. Instalasi Pengolahan Air (IPA)
ini memanfaatkan sumber air baku dari Sungai Krueng Jambo Aye.
Pascapemulihan, IPA Langkahan kini
mampu beroperasi hingga 22 jam per hari, dan dapat melayani kebutuhan air
bersih bagi ribuan warga di dua kecamatan, yakni Kecamatan Langkahan dan
Kecamatan Tanah Jambo Aye, yang memiliki total sambungan rumah (SR) aktif
mencapai lebih dari 3.600 sambungan.
Sebelumnya,
operasional SPAM sempat terhenti akibat bencana banjir bandang yang memicu
perubahan pola aliran sungai dan sedimentasi tinggi di area intake (bangunan penyadap air), sehingga
mengganggu suplai air baku.
Untuk mengatasi
gangguan tersebut, Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana
dan Kawasan (BPBPK) Aceh bersama dengan Perumda Tirta Mon Pase selaku operator
pengelola langsung melakukan langkah penanganan darurat, termasuk melakukan
optimalisasi intake sementara guna menjaga kontinuitas
layanan air bersih bagi masyarakat.
Kementerian PU
berkomitmen untuk terus memantau operasional SPAM IKK Langkahan serta mendorong
penguatan sistem penyediaan air minum agar lebih tangguh (resilient)
terhadap potensi bencana di masa depan. Upaya ini selaras dengan komitmen
pemerintah dalam memastikan kehadiran infrastruktur dasar yang andal bagi
seluruh masyarakat Indonesia.
Program kerja
ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam
menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.
#SigapMembangunNegeriUntukRakyat
#SetahunBerdampak
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES