Headline
Join PetroSync API Training to Drive Asset Integrity
Manila Postpartum Recovery Market: Why More Mothers Choose Integrated Care Over Single-Service Providers
BINUS @Kemanggisan Siapkan Generasi Inovator Digital Technology yang Siap Berkarier Lebih Awal
Meriahkan BRILiaN Ramadan Market, BRI Finance Dorong Aktivitas Ekonomi di Ekosistem BRI
Gelar Program BRIF Sehati, BRI Finance Salurkan Bantuan Ramadan di Palu
Emas Stabil di Level Tinggi, Dupoin Futures Prediksi Potensi Kenaikan ke 5231
【Keajaiban Sisa Salju × Bunga Sakura】Bagaikan dunia lain dengan ketinggian 1.900 meter di atas per- mukaan laut. Nikmati akses istimewa wisata “Dinding Salju” dan “Permainan Salju Musim Semi” di Desa Otari, Prefektur Nagano. Operasi khusus musim semi awal berlangsung hingga 6 Mei, serta Taman Alam Tsugaike dibuka mulai 6 Juni.
[ มหัศจรรย์หิมะและซากุระ ] สัมผัสโลกอีกใบที่ระดับความสูง 1,900 เมตร ณ หมู่บ้านโอตาริ จังหวัดนากาโนะ ดื่มด่ำกับความยิ่งใหญ่ของ “กำแพงหิมะ” และสนุกกับ “กิจกรรมหิมะในฤดูใบไม้ผลิ” แบบเป็นส่วนตัว เปิดให้บริการตั้งแต่ช่วงต้นฤดูใบไม้ผลิจนถึงวันที่ 6 พฤษภาคมนี้ และเตรียมพบกับอุทยานธรรมชาติสึกาอิเกะที่จะเปิดให้เข้าชมตั้งแต่วันที่ 6 มิถุนายนเป็นต้นไป
Lintasarta Salurkan Program Sosial Ramadan bagi Lebih dari 1.500 Penerima Manfaat di Berbagai Kota

LindungiHutan Luncurkan eBook Social Impact Assessment untuk Bantu Perusahaan Wujudkan CSR yang Berkelanjutan

Semarang, 11 September 2025 – LindungiHutan resmi meluncurkan eBook terbaru berjudul “Social Impact Assessment: Strategi Perusahaan untuk Dampak Sosial yang Berkelanjutan” yang dapat diunduh secara gratis.

eBook ini hadir sebagai panduan praktis bagi perusahaan dalam mengukur, mengevaluasi, dan meningkatkan dampak sosial dari program Corporate Social Responsibility (CSR). Dengan fokus pada keberlanjutan, publikasi ini dirancang untuk membantu brand/perusahaan memahami pentingnya Social Impact Assessment (SIA) sebagai strategi bisnis sekaligus wujud nyata komitmen terhadap lingkungan dan masyarakat.

Dalam eBook ini, pembaca akan diperkenalkan pada konsep Social Impact Assessment (SIA), mulai dari pemahaman dasar mengenai apa itu SIA, mengapa penting dalam program CSR, hingga manfaat nyata yang bisa dirasakan perusahaan. Selanjutnya, dijelaskan proses dan tahapan yang perlu dilakukan dalam SIA, seperti tahap perencanaan, penetapan tujuan dan ruang lingkup, pengumpulan data, hingga evaluasi dampak sosial dan pelaporan.

Lebih jauh, eBook ini juga membahas indikator kunci dalam penerapan SIA untuk CSR lingkungan, meliputi kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat, pemulihan ekosistem, dampak ekonomi jangka panjang, serta perubahan partisipasi masyarakat. Pada bagian akhir, disajikan panduan implementasi yang praktis, termasuk cara menetapkan target terukur, melakukan pengukuran di lapangan, hingga membangun kolaborasi dengan pemangku kepentingan. Tidak ketinggalan, pembaca juga akan memahami metode Social Return on Investment (SROI) untuk mengukur keberhasilan CSR, lengkap dengan contoh impact report dari program LindungiHutan.

“Perusahaan saat ini dituntut untuk tidak hanya menjalankan program CSR, tetapi juga memastikan bahwa setiap inisiatif memberi dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Melalui eBook ini, kami ingin memberikan referensi bagi brand maupun perusahaan untuk menyusun strategi keberlanjutan yang terukur dan relevan,” ujar Siktiyana, Head of Content & Strategic Marketing LindungiHutan.

eBook ini juga menjadi pintu masuk bagi perusahaan untuk terhubung dengan berbagai program keberlanjutan LindungiHutan, seperti CorporaTree, CollaboraTree, serta solusi Carbon Calculator & Carbon Offset. Semua program ini dirancang agar brand dapat mengambil aksi nyata dalam menekan emisi sekaligus meningkatkan nilai sosial di mata publik dan investor.

eBook “Social Impact Assessment: Strategi Perusahaan untuk Dampak Sosial yang Berkelanjutan” dapat diakses gratis melalui tautan berikut: https://lynk.id/lindungihutan/dmkebql dan dapat diakses hanya dalam waktu terbatas. Pembaca dapat mengunduh selagi tersedia dan jadilah bagian dari gerakan mitigasi iklim berbasis mangrove.

Back To Top