{"id":45221,"date":"2026-05-21T15:05:10","date_gmt":"2026-05-21T06:05:10","guid":{"rendered":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=45221"},"modified":"2026-05-21T15:05:10","modified_gmt":"2026-05-21T06:05:10","slug":"telkom-ai-center-aceh-kenalkan-implementasi-agentic-ai-bagi-praktisi-dan-akademisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=45221","title":{"rendered":"Telkom AI Center Aceh Kenalkan Implementasi Agentic AI bagi Praktisi dan Akademisi"},"content":{"rendered":"<p>Telkom AI Center Aceh menggelar Technical Workshop Agentic AI secara hybrid yang diikuti lebih dari 100 peserta dari kalangan praktisi, pengembang, dan akademisi untuk membahas implementasi AI adaptif di berbagai sektor industri. <\/p>\n<p>Banda Aceh 21 Mei 2026 &#8211; Telkom AI Center of Excellence sukses menyelenggarakan \u201cTechnical Workshop Agentic AI\u201d secara <i>hybrid<\/i>, dihadiri oleh 70 peserta secara <i>offline<\/i> dan 48 peserta secara <i>online<\/i> melalui Zoom. Kegiatan ini bertujuan memperkuat ekosistem digital Aceh sekaligus memperkenalkan konsep dan implementasi Agentic AI dalam berbagai sektor industri.<\/p>\n<p><i>Workshop<\/i> dipimpin oleh Boy Kurniawan, AI Engineer dari Inforsys, yang menjelaskan perbedaan mendasar antara sistem AI konvensional dengan Agen AI yang lebih adaptif. Fokus utama diskusi adalah penerapan nyata Agentic AI dalam bidang dukungan pelanggan (<i>customer support<\/i>), pembuatan konten kreatif, hingga analisis data kompleks.<\/p>\n<p>\u201cKami menekankan bahwa Agen AI adalah mitra produktivitas, namun kendali tetap berada di tangan manusia. Sistem pemantauan dan kontrol yang ketat sangat diperlukan untuk mencegah tindakan sistem yang tidak sah atau erosi kualitas data,\u201d ujar Boy dalam sesi teknis. Ia juga mengingatkan risiko \u201chalusinasi AI\u201d dan pentingnya validasi manusia untuk menjaga akurasi serta keamanan data.<\/p>\n<p>Antusiasme peserta terlihat dari beragam pertanyaan dan testimoni. TM Alif, mahasiswa Universitas Syiah Kuala, menyampaikan, \u201c<i>Workshop<\/i> seperti ini bagus untuk kami mahasiswa, karena hal seperti ini tidak begitu detail diajarkan di kampus. Dengan mengetahui hal-hal baru di dunia teknologi, kami bisa lebih siap saat masuk dunia kerja. Apalagi sekarang saingan kami di dunia kerja bukan hanya sesama manusia, tapi juga dengan AI.\u201d<\/p>\n<p>Sementara itu, Hafizh Rizki dari UIN Ar Raniry menambahkan, \u201cBagus bila <i>workshop <\/i>seperti ini bisa dilakukan dua minggu sekali, dengan segmen yang berbeda. Sekali-kali<i> technical<\/i>, juga bisa untuk kalangan <i>non<\/i>-teknis, sehingga ilmunya bermanfaat lebih luas.\u201d<\/p>\n<p>Melihat antusiasme tinggi, Telkom AI Center Aceh berencana menyelenggarakan <i>workshop<\/i> lanjutan setiap dua minggu dengan format lebih tersegmentasi, menyasar pengembang profesional, mahasiswa, hingga pekerja lepasan <i>(gig workers<\/i>). \u201cKami ingin membangun komunitas AI yang berkelanjutan di Aceh. Bukan sekadar seminar, ini adalah langkah nyata dalam berbagi pengetahuan, pelatihan, hingga akses etika AI di berbagai sektor seperti pendidikan, bisnis, ekonomi kreatif, hingga seni budaya,\u201d ujar Jurnalis JH, Business and Community Lead Telkom AI Connect Aceh.<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/vritimes.com\/id\/articles\/b7d3f721-cbcd-11ee-a262-0a58a9feac02\/9e030d82-dc0b-41c3-ada0-eef1e35c3098\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Telkom AI Center Aceh menggelar Technical Workshop Agentic AI secara hybrid yang diikuti lebih dari 100 peserta dari kalangan praktisi, pengembang, dan akademisi untuk membahas implementasi AI adaptif di berbagai sektor industri. Banda Aceh 21 Mei 2026 &#8211; Telkom AI Center of Excellence sukses menyelenggarakan \u201cTechnical Workshop Agentic AI\u201d secara hybrid, dihadiri oleh 70 peserta [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45222,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-45221","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/45221","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=45221"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/45221\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/45222"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=45221"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=45221"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=45221"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}