{"id":44900,"date":"2026-05-14T17:04:54","date_gmt":"2026-05-14T08:04:54","guid":{"rendered":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=44900"},"modified":"2026-05-14T17:04:54","modified_gmt":"2026-05-14T08:04:54","slug":"narayaone-bawa-nama-jawa-timur-ke-communicasia-2026-dari-surabaya-menuju-panggung-digital-asia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=44900","title":{"rendered":"NarayaOne Bawa Nama Jawa Timur ke CommunicAsia 2026: Dari Surabaya Menuju Panggung Digital Asia"},"content":{"rendered":"<p>## NarayaOne Tampil di CommunicAsia 2026 Singapura<\/p>\n<p>NarayaOne menegaskan posisinya sebagai salah satu wajah industri digital Jawa Timur saat bersiap tampil di CommunicAsia 2026, yang berlangsung pada 20\u201322 Mei 2026 di Singapore EXPO. Partisipasi ini menempatkan NarayaOne pada panggung strategis Asia Tech x Singapore, sebuah ajang ICT besar yang mempertemukan penyedia layanan komunikasi, vendor teknologi, integrator sistem, dan pelaku enterprise dari berbagai negara.<\/p>\n<p>NarayaOne secara resmi mengumumkan keikutsertaannya melalui kanal perusahaan dengan membawa tagline utama &#8220;Your Digital Gateway to Indonesia&#8221;. Tagline tersebut menjadi representasi arah bisnis perusahaan yang fokus menjembatani kebutuhan pasar global dengan potensi ekonomi digital Indonesia.<\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p>## Membawa Nama Jawa Timur ke Panggung Teknologi Asia<\/p>\n<p>Keikutsertaan NarayaOne tidak hanya menjadi momentum bisnis perusahaan, tetapi juga menjadi representasi industri digital Jawa Timur di tingkat internasional. Berbasis di Menara Trillium, Surabaya, NarayaOne menunjukkan bahwa perusahaan teknologi dari daerah mampu bersaing dan tampil dalam forum teknologi terbesar di Asia Tenggara.<\/p>\n<p>Partisipasi ini semakin kuat dengan adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Dukungan tersebut memperlihatkan sinergi antara sektor industri digital dengan agenda pengembangan ekonomi daerah berbasis teknologi dan inovasi.<\/p>\n<p>Kehadiran NarayaOne di Singapura membawa pesan bahwa Jawa Timur memiliki kapasitas sumber daya, inovasi, dan ekosistem digital yang siap berkembang secara global.<\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p>## Apresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur<\/p>\n<p>Keikutsertaan NarayaOne mendapat sambutan positif dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Koordinator Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Jawa Timur, Lucky Kristian, menyampaikan apresiasinya secara langsung.<\/p>\n<p>&#8220;Kami mengucapkan selamat kepada NarayaOne yang akan ikut pameran di Singapura. Secara tidak langsung, NarayaOne ini mewakili pemerintah dan masyarakat Jawa Timur,&#8221; ujar Lucky.<\/p>\n<p>Lucky juga menegaskan harapan besar pemerintah daerah terhadap langkah NarayaOne di kancah internasional. &#8220;Dengan kondisi ekonomi kita yang sudah di atas rata-rata nasional\u2014mencapai 5,96%\u2014kami berharap NarayaOne bisa menggaet investor ataupun mampu menjual produknya ke Singapura atau negara lain.&#8221;<\/p>\n<p>Yang menjadi catatan penting, keikutsertaan NarayaOne di CommunicAsia 2026 dilakukan secara mandiri tanpa fasilitas pembiayaan dari pemerintah. Hal ini justru menjadi nilai tersendiri di mata Lucky. &#8220;Kehadiran NarayaOne dengan biaya mandiri ini menjadi penyemangat. Minimal ini menunjukkan bahwa industri kita mampu tanpa harus selalu difasilitasi pemerintah.&#8221;<\/p>\n<p>Lucky juga menempatkan langkah NarayaOne dalam konteks visi besar Jawa Timur sebagai pusat konektivitas nasional. &#8220;Jawa Timur adalah hub untuk Indonesia bagian Timur. Mulai dari tol laut, semua berasal dari Jatim, dari Perak. Dengan NarayaOne ke Singapura, kita ingin memperkuat jalur-jalur perdagangan agar Jatim benar-benar menjadi Gerbang Baru Nusantara.&#8221;<\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p>## Profil NarayaOne dan Data Aktual Perusahaan<\/p>\n<p>NarayaOne merupakan perusahaan teknologi dan ekosistem digital yang telah beroperasi selama 17 tahun. Dalam data resmi perusahaan, NarayaOne menyebut telah melayani lebih dari 19.300 pelanggan dan mengembangkan lima business unit utama dalam satu ekosistem terintegrasi.<\/p>\n<p>Lima unit bisnis tersebut meliputi:<\/p>\n<p>**1. Naraya Telematika** *(Branding: Kapten Naratel)* \u2014 Berfokus pada solusi telekomunikasi, jaringan, dan infrastruktur digital.<\/p>\n<p>**2. Naraya Media** \u2014 Menyediakan layanan media digital dan distribusi konten.<\/p>\n<p>**3. Naraya Creative Studio** \u2014 Menangani kebutuhan branding, produksi kreatif, dan pengembangan visual perusahaan.<\/p>\n<p>**4. SprakPay** \u2014 Mengembangkan sistem pembayaran digital dan solusi transaksi elektronik.<\/p>\n<p>**5. Naraya Learning Institution** \u2014 Mendorong pengembangan kompetensi dan pendidikan berbasis teknologi.<\/p>\n<p>Struktur bisnis tersebut menunjukkan bahwa NarayaOne tidak hanya bergerak sebagai penyedia layanan tunggal, tetapi membangun ekosistem digital yang saling terintegrasi.<\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p>## Model Kemitraan yang Ditawarkan<\/p>\n<p>Dalam keikutsertaannya di CommunicAsia 2026, NarayaOne memaparkan empat model kemitraan strategis yang terbuka bagi mitra internasional, yaitu **Strategic Investment**, **Technology Integration**, **Telco\/ISP Partnership**, dan **Go to Market Partnership**. Keempat model ini dirancang untuk mengakomodasi berbagai bentuk kolaborasi lintas negara sesuai kebutuhan dan kapasitas masing-masing mitra.<\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p>## Kolaborasi Strategis Lintas Sektor<\/p>\n<p>Kekuatan NarayaOne tidak hanya bertumpu pada kapabilitas internal, tetapi juga pada jaringan kolaborasi yang dibangun lintas sektor. Mitra-mitra yang mendukung ekosistem NarayaOne mencakup tiga ranah utama: dunia usaha, pendidikan, dan pemerintahan.<\/p>\n<p>Dari sisi industri keuangan, NarayaOne menjalin kerja sama dengan **Bank Syariah Indonesia (BSI)**, salah satu bank syariah terbesar nasional, yang memperkuat dimensi layanan keuangan digital dalam ekosistem perusahaan. Di bidang pendidikan teknologi, kolaborasi dengan **Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS)** menjadi jembatan antara dunia industri dan pengembangan talenta digital berbasis akademik.<\/p>\n<p>Pada level kebijakan dan regulasi digital nasional, NarayaOne mendapat pengakuan melalui keterkaitan dengan **Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi)**, yang menunjukkan relevansi perusahaan dalam agenda transformasi digital Indonesia.<\/p>\n<p>Tak kalah penting, dukungan dari **Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur** turut memperkuat legitimasi NarayaOne sebagai representasi industri digital daerah di panggung internasional. Sinergi dengan pemerintah provinsi ini sekaligus mencerminkan komitmen bersama dalam mendorong Jawa Timur sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital nasional.<\/p>\n<p>Keberagaman mitra dari sektor swasta, akademik, pemerintah pusat, hingga pemerintah daerah menjadi cerminan bahwa NarayaOne telah membangun fondasi bisnis yang kokoh dan relevan dengan kebutuhan ekosistem industri modern.<\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p>## &#8220;Your Digital Gateway to Indonesia&#8221; Jadi Identitas Strategis<\/p>\n<p>Tagline &#8220;Your Digital Gateway to Indonesia&#8221; menjadi identitas utama NarayaOne dalam CommunicAsia 2026. Tagline tersebut bukan sekadar slogan pemasaran, melainkan positioning perusahaan sebagai penghubung antara pasar internasional dengan peluang ekonomi digital Indonesia.<\/p>\n<p>NarayaOne menyoroti sejumlah potensi besar Indonesia, seperti:<\/p>\n<p>* Populasi lebih dari 280 juta jiwa<br \/>\n* Pengguna internet mencapai lebih dari 221 juta<br \/>\n* Nilai ekonomi digital sekitar US$100 miliar<br \/>\n* Potensi ekonomi halal hingga US$265 miliar<\/p>\n<p>Data tersebut menjadi dasar strategi NarayaOne dalam menawarkan Indonesia sebagai pasar digital yang besar dan terus berkembang.<\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p>## CommunicAsia 2026 Jadi Momentum Ekspansi Regional<\/p>\n<p>CommunicAsia dikenal sebagai salah satu event teknologi dan komunikasi terbesar di Asia. Event ini menjadi tempat bertemunya perusahaan telekomunikasi, penyedia cloud, AI company, data center provider, dan berbagai pelaku transformasi digital global.<\/p>\n<p>Bagi NarayaOne, keikutsertaan dalam event ini menjadi momentum penting untuk memperluas jaringan internasional, membuka peluang kerja sama regional, serta memperkenalkan kemampuan teknologi dari Indonesia, khususnya Jawa Timur.<\/p>\n<p>Langkah ini juga menunjukkan bahwa perusahaan digital lokal kini tidak lagi hanya berorientasi pada pasar domestik, tetapi mulai bergerak menuju pasar Asia dan global.<\/p>\n<p>&#8212;<\/p>\n<p>## NarayaOne dan Masa Depan Industri Digital Jawa Timur<\/p>\n<p>Kehadiran NarayaOne di CommunicAsia 2026 memperlihatkan perubahan besar dalam lanskap industri digital Jawa Timur. Perusahaan berbasis daerah kini mampu tampil membawa identitas lokal sekaligus menawarkan solusi berstandar internasional.<\/p>\n<p>Dengan pengalaman 17 tahun, lebih dari 19.300 pelanggan, lima business unit terintegrasi, serta dukungan pemerintah daerah dan mitra strategis nasional, NarayaOne memperlihatkan kesiapan untuk menjadi salah satu pemain penting dalam transformasi digital Indonesia.<\/p>\n<p>Melalui CommunicAsia 2026, NarayaOne tidak hanya membawa nama perusahaan ke Singapura, tetapi juga membawa optimisme baru bahwa Jawa Timur mampu menjadi bagian penting dari pertumbuhan ekonomi digital Asia.<\/p>\n<p>https:\/\/naraya.one\/<\/p>\n<p>https:\/\/kaptennaratel.com\/<\/p>\n<p>https:\/\/sparkpay.id\/<\/p>\n<p>https:\/\/asiatechxsg.com\/communicasia\/<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/vritimes.com\/id\/articles\/4586f870-723c-4142-af15-5acaecfc0c96\/c695420e-0554-4159-92d0-f5e4d6801353\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>## NarayaOne Tampil di CommunicAsia 2026 Singapura NarayaOne menegaskan posisinya sebagai salah satu wajah industri digital Jawa Timur saat bersiap tampil di CommunicAsia 2026, yang berlangsung pada 20\u201322 Mei 2026 di Singapore EXPO. Partisipasi ini menempatkan NarayaOne pada panggung strategis Asia Tech x Singapore, sebuah ajang ICT besar yang mempertemukan penyedia layanan komunikasi, vendor teknologi, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":44901,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-44900","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/44900","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=44900"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/44900\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/44901"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=44900"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=44900"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=44900"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}