{"id":41282,"date":"2026-02-25T12:05:06","date_gmt":"2026-02-25T03:05:06","guid":{"rendered":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=41282"},"modified":"2026-02-25T12:05:06","modified_gmt":"2026-02-25T03:05:06","slug":"kai-divre-iv-tanjungkarang-ingatkan-masyarakat-dilarang-beraktivitas-di-jalur-kereta-api","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=41282","title":{"rendered":"KAI Divre IV Tanjungkarang Ingatkan Masyarakat Dilarang Beraktivitas di Jalur Kereta Api"},"content":{"rendered":"<p>PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV<br \/>\nTanjungkarang kembali mengingatkan masyarakat agar selalu waspada dan<br \/>\nberhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang serta tidak beraktivitas di<br \/>\nsekitar jalur kereta api. Aktivitas di jalur rel maupun ruang manfaat jalur<br \/>\nkereta api sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.<\/p>\n<p>Pelanggaran di perlintasan sebidang maupun keberadaan<br \/>\nmasyarakat di jalur kereta api dapat membahayakan keselamatan perjalanan kereta<br \/>\napi, petugas, pelanggan, serta masyarakat itu sendiri. Selain berisiko tinggi,<br \/>\naktivitas tersebut juga melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan dan<br \/>\ndapat dikenakan sanksi pidana maupun denda.<\/p>\n<p>Manajer Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki<br \/>\nAssjari, menyampaikan bahwa masih ditemukan masyarakat yang berada atau<br \/>\nberaktivitas di sekitar jalur rel, baik untuk berjalan kaki, duduk, bermain,<br \/>\nmaupun melakukan aktivitas lainnya.<\/p>\n<p>\u201cKAI Divre IV Tanjungkarang mengingatkan bahwa jalur kereta<br \/>\napi bukan merupakan area umum untuk beraktivitas. Jalur rel hanya diperuntukkan<br \/>\nbagi operasional kereta api, sehingga keberadaan masyarakat di area tersebut<br \/>\nsangat berbahaya dan dapat mengancam keselamatan,\u201d ujar Azhar.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Lebih lanjut Azhar menjelaskan bahwa larangan beraktivitas<br \/>\ndi jalur kereta api telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007<br \/>\ntentang Perkeretaapian. Pada Pasal 181 ayat (1) disebutkan bahwa setiap orang<br \/>\ndilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api serta dilarang melakukan<br \/>\naktivitas selain untuk kepentingan operasional kereta api. Pelanggaran terhadap<br \/>\nketentuan tersebut dapat dikenakan sanksi pidana penjara maksimal tiga bulan<br \/>\natau denda paling banyak Rp15.000.000 sebagaimana diatur dalam Pasal 199<br \/>\nUndang-Undang tersebut.<\/p>\n<p>Sebagai langkah pencegahan, KAI Divre IV Tanjungkarang<br \/>\nsecara konsisten melaksanakan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat,<br \/>\ntermasuk melalui edukasi di sekolah, komunitas, serta masyarakat yang tinggal<br \/>\ndi sekitar jalur kereta api. Selain itu, KAI juga meningkatkan patroli keamanan<br \/>\nserta pengawasan di titik-titik yang berpotensi terjadi pelanggaran.<\/p>\n<p>KAI Divre IV Tanjungkarang juga mengimbau masyarakat agar<br \/>\nselalu mematuhi rambu-rambu di perlintasan sebidang dan mendahulukan perjalanan<br \/>\nkereta api demi keselamatan bersama. Kewaspadaan dan kepatuhan terhadap aturan<br \/>\nmerupakan kunci utama dalam menciptakan perjalanan kereta api yang aman dan<br \/>\ntertib.<\/p>\n<p>\u201cKami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga<br \/>\nkeselamatan perjalanan kereta api dengan tidak beraktivitas di jalur rel serta<br \/>\nmematuhi seluruh peraturan yang berlaku. Keselamatan perjalanan kereta api<br \/>\nmerupakan tanggung jawab bersama, dan dukungan masyarakat sangat penting dalam<br \/>\nmenciptakan lingkungan perkeretaapian yang aman, tertib, dan nyaman,\u201d tutup<br \/>\nAzhar.<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/vritimes.com\/id\/articles\/e41dc381-e5fa-4114-8d5a-339cb0e32d72\/52466e54-2ba2-4e73-bd67-2f8a06dc79b3\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang kembali mengingatkan masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang serta tidak beraktivitas di sekitar jalur kereta api. Aktivitas di jalur rel maupun ruang manfaat jalur kereta api sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan. Pelanggaran di perlintasan sebidang maupun keberadaan masyarakat di jalur kereta [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":41283,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-41282","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/41282","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=41282"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/41282\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/41283"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=41282"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=41282"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=41282"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}