{"id":39487,"date":"2026-01-21T03:02:36","date_gmt":"2026-01-20T18:02:36","guid":{"rendered":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=39487"},"modified":"2026-01-21T03:02:36","modified_gmt":"2026-01-20T18:02:36","slug":"bpom-tancap-gas-dukung-ppjai-bawa-jamu-indonesia-naik-kelas-dan-tembus-pasar-amerika-serikat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=39487","title":{"rendered":"BPOM Tancap Gas! Dukung PPJAI Bawa Jamu Indonesia Naik Kelas dan Tembus Pasar Amerika Serikat"},"content":{"rendered":"<p><b>Jakarta, 20 Januari 2026<\/b> \u2013 Industri jamu nasional<br \/>\nresmi memasuki era baru. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan dukungan<br \/>\npenuh kepada Perkumpulan Pelaku Jamu Alami Indonesia (PPJAI) dalam pengembangan<br \/>\nObat Herbal Terstandar (OHT) sekaligus membuka jalan ekspor jamu Indonesia ke<br \/>\nAmerika Serikat. Langkah ini menegaskan bahwa jamu kini bukan sekadar warisan<br \/>\nbudaya, tetapi siap bersaing sebagai produk kesehatan global.\u00a0<\/p>\n<p>Dukungan tersebut muncul<br \/>\ndalam audiensi resmi BPOM dengan delegasi PPJAI yang dipimpin Ketua Dewan<br \/>\nPembina <b>Mukit Hendrayatno<\/b> dan Ketua Umum <b>Heri Susanto<\/b>. Pertemuan<br \/>\nini menjadi kelanjutan dari misi dagang PPJAI ke Amerika Serikat pada November<br \/>\n2025, yang telah menjajaki kerja sama dengan <i>Amazon Fulfillment Center<\/i><br \/>\ndan melakukan koordinasi dengan Kedutaan Besar RI.\u00a0<\/p>\n<p><b>Prof. Dr. Taruna Ikrar,<br \/>\nKepala BPOM, menegaskan<\/b>, \u201cKami apresiasi langkah PPJAI yang<br \/>\nserius mempersiapkan ekspor jamu dengan standar internasional. BPOM siap<br \/>\nmemberikan pendampingan teknis untuk pengembangan obat herbal terstandar hingga<br \/>\nmemenuhi persyaratan FDA (<i>Food and Drug Administration<\/i>).\u201d\u00a0<\/p>\n<p>Audiensi ini menjadi kabar<br \/>\nbaik bagi industri jamu. Pasar Amerika Serikat dikenal ketat dan selektif,<br \/>\nterutama soal keamanan, mutu, dan bukti ilmiah. Dukungan BPOM bukan sekadar<br \/>\nsimbolik, tetapi menjadi kunci percepatan transformasi jamu Indonesia dari pasar<br \/>\ndomestik ke global.\u00a0<\/p>\n<p>Pertemuan dihadiri jajaran<br \/>\nstrategis BPOM, termasuk <b>Direktur Standardisasi Obat Tradisional, Suplemen<br \/>\nKesehatan, dan Kosmetik (OTSK) Dian Putri Anggraweni<\/b> serta <b>Direktur<br \/>\nRegistrasi OTSK Imelda Ester Riana P.<\/b>, dan delapan pengurus inti PPJAI<br \/>\ntermasuk Dewan Pakar, menunjukkan keseriusan dalam menyusun peta jalan ekspor<br \/>\njamu secara sistematis.\u00a0<\/p>\n<p>Dalam audiensi, PPJAI<br \/>\nmenyampaikan lima agenda strategis, memaparkan perkembangan organisasi sebagai<br \/>\nwadah konsolidasi pelaku jamu alami, meminta pendampingan teknis BPOM untuk<br \/>\npengembangan OHT, mendorong Banyumas Raya sebagai pusat hilirisasi susu<br \/>\nkambing, meminta asistensi perizinan FDA, dan mengundang Kepala BPOM dalam<br \/>\nMusyawarah Nasional PPJAI mendatang. <\/p>\n<p><b>Heri Susanto, Ketua Umum PPJAI, <\/b>menegaskan, \u201cAgenda ekspor<br \/>\njamu ke Amerika Serikat kami susun secara bertahap dan berbasis pengalaman<br \/>\nlangsung di pasar tujuan. Setelah memahami mekanisme distribusi <i>melalui Fulfillment<br \/>\nby Amazon<\/i> serta koordinasi dengan KBRI Washington, fokus berikutnya adalah<br \/>\nmemastikan seluruh produk memenuhi ketentuan FDA. Upaya ini ditempuh dengan<br \/>\nmeningkatkan level obat bahan alam menuju obat herbal terstandar agar memiliki<br \/>\nnilai tambah dan daya saing global.\u201c <\/p>\n<p>Sementara<br \/>\nitu<b>, Mukit Hendrayatno, Ketua<br \/>\nPembina PPJAI<\/b>, menambahkan, \u201cSejumlah anggota<br \/>\nPPJAI telah berada pada level produksi yang memadai dengan penerapan standar <i>Good<br \/>\nManufacturing Practice<\/i>. Dukungan dan pendampingan BPOM akan mempercepat<br \/>\nproses sertifikasi, meminimalkan hambatan regulasi, dan memastikan rencana<br \/>\nekspor perdana ke Amerika Serikat dapat segera terwujud.&#8221;<\/p>\n<p>Dukungan<br \/>\nBPOM menandai titik balik strategis bagi jamu Indonesia. Dari produk<br \/>\ntradisional berbasis kearifan lokal, jamu kini bergerak menuju produk kesehatan<br \/>\nberstandar ilmiah dan regulasi internasional. Sinergi antara regulator dan<br \/>\npelaku usaha menegaskan kehadiran negara sebagai penggerak industri, membuka<br \/>\njalan jamu menembus pasar global, dan menjadikannya <b>komoditas strategis<br \/>\nbangsa yang kompetitif, terpercaya, dan membanggakan di panggung dunia<\/b>.<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/www.vritimes.com\/id\/articles\/254602ef-6ad5-44ea-9a69-f785d77bcd31\/e174594c-d255-4a76-a536-be0d13dd891d\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, 20 Januari 2026 \u2013 Industri jamu nasional resmi memasuki era baru. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan dukungan penuh kepada Perkumpulan Pelaku Jamu Alami Indonesia (PPJAI) dalam pengembangan Obat Herbal Terstandar (OHT) sekaligus membuka jalan ekspor jamu Indonesia ke Amerika Serikat. Langkah ini menegaskan bahwa jamu kini bukan sekadar warisan budaya, tetapi siap [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39488,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-39487","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39487","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=39487"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39487\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39488"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=39487"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=39487"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=39487"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}