{"id":38379,"date":"2026-01-03T16:01:56","date_gmt":"2026-01-03T07:01:56","guid":{"rendered":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=38379"},"modified":"2026-01-03T16:01:56","modified_gmt":"2026-01-03T07:01:56","slug":"dibangun-cepat-dengan-sistem-modular-huntara-aceh-tamiang-siap-tampung-80-kk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=38379","title":{"rendered":"Dibangun Cepat dengan Sistem Modular, Huntara Aceh Tamiang Siap Tampung 80 KK"},"content":{"rendered":"<p>ACEH TAMIANG, 3 Januari 2026 \u2013 Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengisi waktu libur Tahun Baru, Kamis (1 Januari 2026), dengan meninjau langsung progres pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Gampong Bundar, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Pembangunan huntara ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menyediakan tempat tinggal yang layak, aman, dan manusiawi bagi warga yang sebelumnya bertahan di tenda pengungsian dengan fasilitas terbatas akibat bencana banjir dan tanah longsor.<\/p>\n<p>Dalam<br \/>\nkunjungannya, Menteri Dody menegaskan bahwa Kementerian PU mendukung penuh<br \/>\nupaya penanggulangan bencana yang dikoordinasikan oleh Badan Nasional<br \/>\nPenanggulangan Bencana (BNPB).<\/p>\n<p>\u201cKami<br \/>\nberkomitmen untuk men-<i>support<\/i>\u00a0penuh<br \/>\nBNPB. Huntara ini dibangun agar masyarakat terdampak dapat segera tinggal di<br \/>\ntempat yang lebih layak, aman, dan bermartabat. Selain hunian, nantinya juga<br \/>\nakan dilengkapi dengan sarana air bersih dan sanitasi,\u201d ujar Menteri Dody.<\/p>\n<p>Pembangunan<br \/>\nhuntara di Aceh Tamiang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Prasarana<br \/>\nStrategis Kementerian PU bekerja sama dengan BUMN Karya, PT Wijaya Karya<br \/>\n(Persero) Tbk. Proyek ini menunjukkan progres yang signifikan dan cepat, mulai<br \/>\ndari pekerjaan fondasi hingga pemasangan atap modular.<\/p>\n<p>Secara teknis,<br \/>\nhuntara ini mengadopsi sistem bangunan modular dengan struktur rangka baja<br \/>\nringan. Teknologi ini dipilih karena karakteristiknya yang kuat, cepat dalam<br \/>\npengerjaan, namun tetap mengutamakan kenyamanan penghuni. Proses pembangunan<br \/>\nhuntara meliputi pekerjaan pembuatan fondasi, pemasangan rangka modular,<br \/>\ndinding, atap baja ringan, serta pekerjaan Mekanikal, Elektrikal, dan Plambing<br \/>\n(MEP).<\/p>\n<p>Dengan metode<br \/>\nkonstruksi tersebut, pembangunan huntara di Gampong Bundar ditargetkan rampung<br \/>\npada awal Januari 2026. Dengan terselesaikannya huntara ini, pemerintah<br \/>\nberharap dapat mempercepat relokasi warga ke hunian yang lebih aman dan nyaman.<\/p>\n<p>Deputi<br \/>\nPenanganan Darurat BNPB, Budi Irawan, turut mengapresiasi kualitas dan<br \/>\nkecepatan pengerjaan huntara yang dilakukan Kementerian PU. Menurutnya, standar<br \/>\nbangunan yang diterapkan sangat baik untuk kebutuhan darurat.<\/p>\n<p>\u201cSaya lihat<br \/>\nbahannya premium dan sangat layak bagi masyarakat. Pekerjaannya juga sangat<br \/>\ncepat, baru tiga atau empat hari sudah berdiri seperti ini. Kami berharap<br \/>\nhuntara ini dapat menarik minat masyarakat untuk pindah dari tenda pengungsian,<br \/>\nkarena jauh lebih layak dan manusiawi,\u201d kata Budi Irawan.<\/p>\n<p>Kawasan huntara<br \/>\nAceh Tamiang direncanakan mampu menampung sekitar 80 Kepala Keluarga (KK).<br \/>\nKompleks huntara ini terdiri dari 7 blok bangunan modular hunian dan 1 blok<br \/>\ntambahan dengan kapasitas 12 KK. Setiap blok dirancang memiliki kapasitas<br \/>\nhingga 48 orang atau setara 12 KK, dengan total daya tampung mencapai 336<br \/>\norang.<\/p>\n<p>Untuk mendukung<br \/>\naktivitas sehari-hari warga, seluruh kawasan huntara dilengkapi dengan<br \/>\nfasilitas pendukung yang memadai, antara lain toilet komunal yang higienis,<br \/>\ninstalasi listrik dan pencahayaan, jaringan air bersih dan sanitasi.<\/p>\n<p>Kementerian PU<br \/>\nberharap keberadaan huntara ini tidak hanya memulihkan rasa aman masyarakat,<br \/>\ntetapi juga menjadi fondasi awal bagi pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi<br \/>\npascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang.<\/p>\n<p>Program kerja ini<br \/>\nmerupakan bagian dari \u201cSetahun Bekerja, Bergerak &#8211; Berdampak\u201d dalam menjalankan<br \/>\nASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>#SigapMembangunNegeriUntukRakyat<\/p>\n<p>#SetahunBerdampak<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/www.vritimes.com\/id\/articles\/144019dc-808a-4678-8331-72317289263d\/c55d98b5-bedb-4817-8f2a-7adc55beee86\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ACEH TAMIANG, 3 Januari 2026 \u2013 Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengisi waktu libur Tahun Baru, Kamis (1 Januari 2026), dengan meninjau langsung progres pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Gampong Bundar, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Pembangunan huntara ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menyediakan tempat tinggal yang layak, aman, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":38380,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-38379","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38379","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=38379"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38379\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/38380"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=38379"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=38379"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=38379"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}