{"id":36654,"date":"2025-12-03T19:50:25","date_gmt":"2025-12-03T10:50:25","guid":{"rendered":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=36654"},"modified":"2025-12-03T20:42:52","modified_gmt":"2025-12-03T11:42:52","slug":"kai-logistik-gelar-sosialisasi-tipikor-dan-smap-dalam-rangka-peringatan-hakordia-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=36654","title":{"rendered":"KAI Logistik Gelar Sosialisasi TIPIKOR dan SMAP dalam Rangka Peringatan HAKORDIA 2025"},"content":{"rendered":"<p>KAI Logistik, anak usaha dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), menyelenggarakan Sosialisasi Tindak Pidana Korupsi (TIPIKOR) dan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di Kantor Pusat KAI Logistik pada Rabu (03\/12). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025 serta memperkuat budaya integritas perusahaan.<\/p>\n<p>Lingkungan bisnis yang terus berkembang menuntut<br \/>\nperusahaan untuk membangun fondasi tata kelola yang lebih kuat, transparan, dan<br \/>\nberintegritas. Risiko korupsi dan penyuapan dapat muncul dalam berbagai bentuk,<br \/>\nbaik pada operasional, pelayanan pelanggan, hubungan dengan mitra, hingga<br \/>\nproses pengadaan barang dan jasa. Oleh karena itu, penerapan pencegahan TIPIKOR<br \/>\ndan SMAP menjadi kebutuhan nyata bagi KAI Logistik untuk menjaga reputasi,<br \/>\nmeningkatkan kepercayaan pelanggan, dan memastikan keberlanjutan perusahaan.<\/p>\n<p>VP of Corporate Secretary KAI Logistik, Dwi Wulandari,<br \/>\nmenegaskan pentingnya konsistensi seluruh insan perusahaan dalam menjaga<br \/>\nintegritas. \u201cSebagai perusahaan logistik yang menjadi bagian dari KAI Group,<br \/>\nkita memegang tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh proses bisnis<br \/>\nberjalan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Komitmen antikorupsi<br \/>\nbukan hanya milik manajemen, tetapi menjadi pegangan seluruh pegawai. Melalui<br \/>\nsosialisasi ini, kami ingin memastikan setiap insan KAI Logistik memahami bentuk-bentuk<br \/>\nkorupsi yang harus dihindari, prinsip penerapan SMAP, mekanisme pelaporan<br \/>\npotensi pelanggaran, serta bagaimana membangun budaya integritas di setiap lini<br \/>\nbisnis,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Dwi menjelaskan bahwa upaya menjaga<br \/>\nintegritas tidak hanya berhenti pada kegiatan sosialisasi. KAI Logistik juga<br \/>\nakan berpartisipasi dalam rangkaian <i>Integrity Expo<\/i> yang diselenggarakan<br \/>\noleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Yogyakarta pada 6\u20139 Desember 2025<br \/>\nbersama KAI Group. Partisipasi ini menjadi wujud nyata dukungan KAI Logistik<br \/>\nterhadap transparansi, penguatan tata kelola, serta komitmen bersama dalam<br \/>\npencegahan korupsi dan penyuapan.<\/p>\n<p>Komitmen Tata Kelola Perusahaan yang baik juga tercermin<br \/>\npada perolehan sertifikasi\u00a0SNI ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen<br \/>\nAnti Penyuapan (SMAP) yang berlaku hingga akhir 2027. Langkah ini sebagai salah<br \/>\nsatu bentuk komitmen KAI Logistik dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang<br \/>\ntransparan, berintegritas, dan bebas dari praktik penyuapan<\/p>\n<p>Selain komitmen pada implementasi sistem anti penyuapan,<br \/>\nKAI Logistik juga menegaskan komitmennya terhadap kepatuhan penyelenggaraan<br \/>\nLHKPN. Lebih lanjut, dalam kepatuhan penyampaian Laporan Harta Kekayaan<br \/>\nPenyelenggara Negara (LHKPN) KAI Logistik juga berhasil meraih apresiasi di<br \/>\nlingkungan KAI Group selama empat tahun berturut-turut untuk periode pelaporan 2021,<br \/>\n2022, 2023 dan 2024 sebagai anak perusahaan yang menyampaikan LHKPN tepat waktu<br \/>\ndengan tingkat kelengkapan laporan mencapai 100%.<\/p>\n<p>Sebagai wujud konsistensi dalam menjalankan tata kelola<br \/>\nyang baik, KAI Logistik juga telah menerapkan Pedoman Penanganan Pengaduan <i>(Whistleblowing<br \/>\nSystem). <\/i>Melalui mekanisme ini, masyarakat dapat menyampaikan pengaduan<br \/>\nterkait dugaan tindak pidana korupsi, tindak pidana lain yang berkaitan dengan<br \/>\nkorupsi, pelanggaran pedoman perilaku atau kode etik perusahaan, serta<br \/>\npelanggaran disiplin pekerja. Pengaduan dapat disampaikan melalui surat<br \/>\nelektronik di alamat <a href=\"mailto:kalog.bersih@kalogistics.co.id\"><b>kalog.bersih@kalogistics.co.id<\/b><\/a><b> <\/b>. <\/p>\n<p>\u201cKami ingin menunjukkan bahwa KAI Logistik tidak hanya<br \/>\nberbicara tentang integritas, tetapi benar-benar melaksanakannya melalui aksi<br \/>\nnyata, kolaborasi, dan edukasi yang berkelanjutan. Diharapakan melalui kegiatan<br \/>\nseperti ini, \u00a0pegawai dapat terus<br \/>\nmenjunjung tinggi nilai integritas dalam setiap langkah, keputusan, dan proses<br \/>\nkerja sehingga KAI Logistik dapat terus menjadi perusahaan logistik yang<br \/>\nprofesional, terpercaya, dan bebas dari praktik korupsi maupun penyuapan,\u201d<br \/>\ntutup Dwi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KAI Logistik, anak usaha dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), menyelenggarakan Sosialisasi Tindak Pidana Korupsi (TIPIKOR) dan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di Kantor Pusat KAI Logistik pada Rabu (03\/12). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025 serta memperkuat budaya integritas perusahaan. Lingkungan bisnis yang terus berkembang menuntut perusahaan untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":36656,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-36654","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/36654","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=36654"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/36654\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":36655,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/36654\/revisions\/36655"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/36656"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=36654"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=36654"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=36654"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}