{"id":35112,"date":"2025-11-18T15:30:09","date_gmt":"2025-11-18T06:30:09","guid":{"rendered":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=35112"},"modified":"2025-11-18T15:43:02","modified_gmt":"2025-11-18T06:43:02","slug":"bersama-komisi-v-dpr-ri-kementerian-pu-bahas-evaluasi-pelaksanaan-apbn-ta-2025-dan-rencana-program-ta-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=35112","title":{"rendered":"Bersama Komisi V DPR RI, Kementerian PU Bahas Evaluasi Pelaksanaan APBN TA 2025 dan Rencana Program TA 2026"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta, 18 November 2025 &#8211; Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Komisi V DPR RI menggelar Rapat Kerja (Raker) di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (17\/11\/2025). Agenda utama Raker tersebut adalah pembahasan evaluasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran (TA) 2025 Kementerian PU per November 2025, serta Rencana Program dan Kegiatan pada TA 2026.<\/p>\n<p>Menteri<br \/>\nPekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, yang hadir memimpin jajaran Kementerian PU,<br \/>\nmemaparkan progres capaian anggaran TA 2025. Menteri<br \/>\nDody menjelaskan adanya peningkatan pagu efektif yang signifikan sejak<br \/>\npembahasan pada bulan Juli hingga November 2025.<\/p>\n<p>\u201cPagu efektif DIPA Kementerian PU yang telah kami<br \/>\nlaporkan pada Raker dengan Komisi V DPR RI tanggal 3 September 2025 sebesar<br \/>\nRp86,6 T. Pagu tersebut kemudian mengalami penambahan pagu efektif sampai<br \/>\ndengan saat ini sebesar Rp23,21 T, sehingga total menjadi Rp109,81 T,\u201d jelas<br \/>\nMenteri Dody.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/304c5cab-8d43-414d-a73c-0e5b07a198c5\/public\" alt=\"Tengah - Bapak Dody Hanggodo Menteri Pekerjaan Umum\" \/><\/p>\n<p>Menteri Dody merinci bahwa penambahan tersebut berasal<br \/>\ndari pembukaan blokir efisiensi anggaran dan pengesahan belanja modal Lembaga<br \/>\nManajemen Aset Negara (LMAN) yang telah mendapatkan persetujuan Menteri<br \/>\nKeuangan.<\/p>\n<p>Selain evaluasi tahun berjalan, Raker bersama Komisi V<br \/>\nDPR RI juga membahas arah kebijakan pembangunan infrastruktur Kementerian PU<br \/>\nuntuk tahun 2026.<\/p>\n<p>\u201cUntuk TA 2026, Kementerian PU memperoleh pagu anggaran<br \/>\nsebesar Rp118,5 triliun. Anggaran ini diarahkan untuk mewujudkan pembangunan<br \/>\ninfrastruktur yang berkeadilan dan berkelanjutan di seluruh Indonesia,\u201d tegas<br \/>\nMenteri Dody.<\/p>\n<p>Pagu anggaran TA 2026 tersebut dialokasikan untuk<br \/>\nberbagai sektor prioritas yang diamanahkan oleh Presiden Prabowo Subianto.<br \/>\nPrioritas tersebut mencakup pembangunan jaringan irigasi, peningkatan<br \/>\nkonektivitas jalan nasional dan jalan daerah, penyediaan air minum dan<br \/>\nsanitasi, pembangunan bangunan gedung pendidikan dan pelayanan masyarakat,<br \/>\nserta percepatan infrastruktur berbasis masyarakat.<\/p>\n<p>Secara rinci,<br \/>\nalokasi anggaran itu sebagai berikut:<\/p>\n<p>1.\u00a0\u00a0\u00a0 Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air:\u00a0berupa pembangunan<br \/>\njaringan irigasi baru seluas 15.851 ha, rehabilitasi 197.430 ha jaringan<br \/>\neksisting, serta lanjutan pembangunan 15 bendungan.<\/p>\n<p>2.\u00a0\u00a0\u00a0 Ditjen Bina Marga:\u00a0berupa pembangunan jalan baru sepanjang 191 km,<br \/>\npeningkatan kapasitas dan preservasi jalan sepanjang 1.392 km, pembangunan dan<br \/>\nduplikasi jembatan sepanjang 1.734 meter, serta pelaksanaan Inpres Jalan Daerah<br \/>\nsepanjang 36,65 km jalan dan 295,68 m jembatan.<\/p>\n<p>3.\u00a0\u00a0\u00a0 Ditjen Cipta Karya:\u00a0berupa pembangunan dan peningkatan kapasitas<br \/>\nSistem Penyediaan Air Minum (SPAM) sebesar 918 liter per detik, perluasan<br \/>\nlayanan SPAM berupa 49.640 sambungan rumah, pembangunan sistem pengelolaan air<br \/>\nlimbah untuk 115.750 kepala keluarga, dan penyediaan fasilitas pengelolaan<br \/>\npersampahan berkapasitas 498 ton per hari.<\/p>\n<p>4.\u00a0\u00a0\u00a0 Ditjen Prasarana Strategis:\u00a0berupa pembangunan<br \/>\n104 Unit Sekolah Rakyat, 1.000 Unit Madrasah, 7 Unit Perguruan Tinggi dan<br \/>\nPerguruan Tinggi Keagamaan.<\/p>\n<p>Selain itu, Kementerian PU juga berkomitmen melanjutkan<br \/>\nprogram prioritas sesuai amanat Instruksi Presiden (Inpres), baik di bidang<br \/>\nPenanganan Irigasi Daerah, Penanganan Jalan Daerah, Rehabilitasi Madrasah, dan<br \/>\nPembangunan Sekolah Rakyat. Pelaksanaan program Infrastruktur Berbasis<br \/>\nMasyarakat (IBM) seperti P3TGAI, PAMSIMAS, PISEW, dan TPS3R juga akan<br \/>\ndilanjutkan.<\/p>\n<p>Dalam Raker tersebut, Komisi V DPR RI yang dipimpin oleh<br \/>\nKetua Komisi V, Lasarus, memberikan sejumlah catatan dan arahan. Komisi V<br \/>\nmenyetujui usulan pergeseran anggaran antarprogram dan antarsatuan kerja eselon<br \/>\nI, percepatan pelaksanaan pinjaman luar negeri maupun dalam negeri, serta<br \/>\npembukaan blokir anggaran Kementerian PU TA 2025.<\/p>\n<p>Komisi V DPR RI juga meminta Kementerian PU untuk<br \/>\nmempercepat realisasi capaian serapan APBN 2025, yang per saat ini tercatat<br \/>\n59,06% untuk realisasi keuangan dan 61,54% untuk realisasi fisik.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/2a152227-b02b-4318-8cc7-6283ada7d133\/public\" alt=\"Kanan - Bapak Dody Hanggodo Menteri Pekerjaan Umum\" \/><\/p>\n<p>Arahan tambahan dari Komisi V meliputi percepatan proses<br \/>\nlelang Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) untuk kegiatan TA 2026, peningkatan<br \/>\nketerlibatan pengusaha lokal dalam proyek bersumber APBN, percepatan<br \/>\npenyelesaian jaringan irigasi dari bendungan yang sudah terbangun, optimalisasi<br \/>\nkoordinasi dengan Kementerian Keuangan, serta perhatian khusus terhadap<br \/>\npemerataan alokasi anggaran antarwilayah.<\/p>\n<p>&#8220;Terima kasih untuk jajaran Kementerian PU, mohon<br \/>\nuntuk mengakomodir masukan dan saran dari anggota Komisi V DPR RI. Namun tetap<br \/>\nmemperhatikan\u00a0readiness criteria\u00a0dan kemampuan fiskal. Di era kepemimpinan Menteri Dody, mohon pemerataan antarwilayah menjadi isu<br \/>\nutama untuk mengatasi kesenjangan. Infrastruktur yang perlu kita kejar terutama<br \/>\ndi luar pulau Jawa sebagai pusat sumber daya alam, namun di pulau Jawa juga<br \/>\ntidak kalah penting karena pergerakan ekonomi juga masif,&#8221; pesan Ketua<br \/>\nKomisi V DPR RI, Lasarus.<\/p>\n<p>Menanggapi masukan tersebut, Menteri Dody menekankan<br \/>\npentingnya percepatan di berbagai proses teknis untuk menjaga ritme pelaksanaan<br \/>\nanggaran. \u201cKami tengah melakukan percepatan penyediaan barang dan jasa serta<br \/>\nupaya percepatan lainnya. Kami sangat mengharapkan dukungan pimpinan dan<br \/>\nanggota Komisi V, termasuk terkait pembahasan Inpres Jalan Daerah dan Inpres<br \/>\nIrigasi. Kami mencatat pada hari ini ada 28 masukan dari Anggota Dewan. Tentu<br \/>\nakan kami tindaklanjuti secara tertulis dalam waktu singkat agar bisa memberikan<br \/>\njawaban yang komprehensif dan menyeluruh,\u201d ujar Menteri Dody.<\/p>\n<p>Menutup rapat, Menteri Dody menyampaikan apresiasi atas<br \/>\nevaluasi dan masukan dari legislatif. \u201cKami mengucapkan terima kasih kepada<br \/>\nKetua, Wakil Ketua, dan segenap Anggota Komisi V DPR RI atas masukan dan<br \/>\nevaluasi terhadap pelaksanaan anggaran 2025 serta rencana program 2026. Kami<br \/>\nmemahami dinamika yang mempengaruhi kinerja anggaran, namun kami tetap<br \/>\nberkomitmen menjalankan seluruh program secara efektif. Seluruh saran<br \/>\nkonstruktif akan kami tindak lanjuti demi mewujudkan pembangunan infrastruktur<br \/>\nyang adil dan berkelanjutan,\u201d ungkap Menteri Dody.<\/p>\n<p>Program kerja ini merupakan bagian dari \u201cSetahun Bekerja,<br \/>\nBergerak &#8211; Berdampak\u201d dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo<br \/>\nSubianto.<\/p>\n<p>#SigapMembangunNegeriUntukRakyat<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, 18 November 2025 &#8211; Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Komisi V DPR RI menggelar Rapat Kerja (Raker) di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (17\/11\/2025). Agenda utama Raker tersebut adalah pembahasan evaluasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran (TA) 2025 Kementerian PU per November 2025, serta Rencana Program dan Kegiatan pada TA [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":35114,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-35112","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35112","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=35112"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35112\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35113,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35112\/revisions\/35113"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/35114"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=35112"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=35112"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=35112"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}