{"id":33930,"date":"2025-11-04T00:13:25","date_gmt":"2025-11-03T15:13:25","guid":{"rendered":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=33930"},"modified":"2025-11-04T00:43:11","modified_gmt":"2025-11-03T15:43:11","slug":"tangani-banjir-kaligawe-sayung-kementerian-pu-bangun-sodetan-darurat-sepanjang-227-meter-dan-tambah-kapasitas-pompa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=33930","title":{"rendered":"Tangani Banjir Kaligawe-Sayung, Kementerian PU Bangun Sodetan Darurat Sepanjang 227 Meter dan Tambah Kapasitas Pompa"},"content":{"rendered":"<p>JAKARTA, 3 November 2025 &#8211; Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan langkah cepat dan terpadu untuk menangani genangan yang terjadi di ruas Jalan Pantura Kaligawe\u2013Sayung, yang menghubungkan Kota Semarang dengan Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Fokus utama penanganan adalah mempercepat surutnya banjir di Jalan Nasional tersebut melalui pembangunan sodetan darurat di Kaligawe sepanjang 227 meter, serta penambahan kapasitas pompa di Sayung.<\/p>\n<p>Menteri PU Dody<br \/>\nHanggodo menegaskan bahwa Kementerian PU terus melakukan langkah untuk<br \/>\nmempercepat surutnya genangan di ruas Jalan Nasional Semarang\u2013Demak.<\/p>\n<p>Pembangunan<br \/>\nsodetan darurat dilaksanakan oleh Kementerian PU melalui Balai Besar<br \/>\nPelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DI Yogyakarta, Direktorat<br \/>\nJenderal Bina Marga. Pekerjaan ini telah dimulai sejak Minggu (26\/10\/2025).<br \/>\nSodetan darurat yang dibangun sepanjang 227 meter dengan kedalaman 1,5 meter<br \/>\nini akan mengalirkan air dari jalan nasional Kaligawe menuju kolam retensi yang<br \/>\nberlokasi di belakang Kampus Unissula. Selanjutnya, air yang tertampung di<br \/>\nkolam retensi Kampus Unissula dipompa ke Kolam Retensi Terboyo.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/95919e4c-84c5-4215-a59c-f1a0d7be9156\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>Kepala BBPJN Jateng-DI Yogyakarta, Iqbal Tamher,<br \/>\nmelaporkan progres signifikan dari penanganan tersebut. \u201cPekerjaan pembuatan<br \/>\nsodetan darurat ini sudah selesai Sabtu sore (1\/11\/2025), sehingga genangan air<br \/>\nlangsung dipompa dan dialirkan melalui sodetan menuju kolam retensi.<br \/>\nAlhamdulillah, dari pantauan kami muka air genangan di Kaligawe sudah turun<br \/>\nsignifikan dan arus lalu lintas sudah mulai berjalan normal,\u201d kata Iqbal<br \/>\nTamher.<\/p>\n<p>Dalam penanganan darurat banjir di kawasan Sayung, BBPJN<br \/>\nJateng-DIY juga telah memasang 2 unit pompa portable yang masing-masing<br \/>\nberkapasitas 250 liter\/detik. Genangan air dialirkan melalui pipa fleksibel<br \/>\nmenuju ke Sungai Dompo Sayung. Penanganan ini juga didukung oleh sistem<br \/>\npengendalian banjir jangka panjang, berupa Kolam Retensi Terboyo.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/ca96b23d-15ff-4baf-8858-3c978c59ed29\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>Kolam Retensi Terboyo memiliki luas tampung 189 hektare<br \/>\ndengan kapasitas 6,7 juta m\u00b3. Saat ini, progres fisik kolam retensi ini telah<br \/>\nmencapai 40,86% dan ditargetkan selesai pada Maret 2026 sebagai bagian dari<br \/>\nproyek Jalan Tol Semarang\u2013Demak Seksi 1C.<\/p>\n<p>Selain Kolam Retensi Terboyo, Pembangunan Tol<br \/>\nSemarang-Demak Seksi 1 juga akan dilengkapi dengan Kolam Retensi Sriwulan<br \/>\nseluas 28 hektare, dengan volume tampung 1,1 juta m\u00b3. Kedua kolam retensi ini<br \/>\ndirancang untuk menahan limpasan air dari hulu sebelum dialirkan secara<br \/>\nbertahap ke laut, sehingga secara terpadu akan memperkuat sistem pengendalian<br \/>\nbanjir di kawasan timur Semarang.<\/p>\n<p>Ke depannya, BBPJN Jateng-DIY telah menyiapkan langkah<br \/>\npenanganan permanen agar banjir yang terjadi saat ini di ruas Jalan Pantura<br \/>\nKaligawe\u2013Sayung tak terulang. Sodetan Kaligawe-Unissula akan diperlebar menjadi<br \/>\n4 meter dengan kedalaman 2,5 meter. Selain itu, akan dibangun pula rumah pompa<br \/>\ndi sekitar Pabrik Polytron-Sayung. Penanganan permanen ini ditargetkan selesai<br \/>\npada bulan Desember 2025.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/aa09ca75-af08-422e-ac9b-858bf82e8f09\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>Dengan langkah-langkah penanganan tersebut, Kementerian<br \/>\nPU optimis genangan di kawasan Pantura Kaligawe\u2013Sayung dapat segera teratasi,<br \/>\ndan konektivitas jalan nasional kembali normal untuk mendukung mobilitas warga<br \/>\nserta kegiatan ekonomi di Jawa Tengah.<\/p>\n<p>Sebagai bentuk bantuan layanan kepada masyarakat, BBPJN<br \/>\nJateng-DIY sejak Jumat (31\/10) juga telah menyiagakan alat berat untuk menarik<br \/>\nkendaraan besar yang terjebak banjir di ruas jalan nasional Kaligawe-Sayung.<br \/>\nMasyarakat yang ingin mengakses bantuan tersebut, dapat menghubungi Tim Posko<br \/>\nPPK 3.1 Provinsi Jawa Tengah melalui nomor 0852-9195-7630 (telepon, WhatsApp,<br \/>\natau SMS).<\/p>\n<p>Program kerja ini merupakan bagian dari \u201cSetahun Bekerja, Bergerak &#8211;<br \/>\nBerdampak\u201d dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>#SigapMembangunNegeriUntukRakyat<\/p>\n<p>#SetahunBerdampak<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, 3 November 2025 &#8211; Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan langkah cepat dan terpadu untuk menangani genangan yang terjadi di ruas Jalan Pantura Kaligawe\u2013Sayung, yang menghubungkan Kota Semarang dengan Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Fokus utama penanganan adalah mempercepat surutnya banjir di Jalan Nasional tersebut melalui pembangunan sodetan darurat di Kaligawe sepanjang 227 meter, serta penambahan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":33932,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-33930","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33930","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=33930"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33930\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33931,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33930\/revisions\/33931"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/33932"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=33930"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=33930"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=33930"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}