{"id":33178,"date":"2025-10-27T12:41:06","date_gmt":"2025-10-27T03:41:06","guid":{"rendered":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=33178"},"modified":"2025-10-27T12:43:05","modified_gmt":"2025-10-27T03:43:05","slug":"transaksi-produk-komoditas-ptpn-group-capai-usd-23-miliar-di-trade-expo-indonesia-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=33178","title":{"rendered":"Transaksi Produk Komoditas PTPN Group Capai USD 2,3 Miliar di Trade Expo Indonesia 2025"},"content":{"rendered":"\n<p><b>Tangerang\u00a0<\/b>&#8211; Holding Perkebunan<br \/>\nNusantara melalui PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo mencatatkan<br \/>\npartisipasi strategis dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2025, yang digelar<br \/>\ndi Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Pameran dagang terbesar<br \/>\ndi Indonesia tersebut resmi ditutup pada 19 Oktober 2025 dengan capaian<br \/>\ntransaksi tertinggi sepanjang sejarah, yakni mencapai USD 22,8 miliar atau<br \/>\nsekitar Rp376,2 triliun, di mana produk kelapa sawit dan turunannya<br \/>\nberkontribusi signifikan sebesar USD 2,3 miliar.<\/p>\n<p>TEI 2025 diikuti lebih dari 1.600 perusahaan<br \/>\ndari dalam dan luar negeri dengan 34.550 pengunjung dari 131 negara, termasuk<br \/>\n8.000 <i>buyer<\/i> internasional. Ajang ini<br \/>\nmenjadi momentum penting bagi pelaku usaha nasional untuk memperkuat jejaring<br \/>\nbisnis sekaligus memperluas pasar ekspor produk unggulan Indonesia.<\/p>\n<p>Dalam pameran tersebut, PTPN IV PalmCo, sebagai<br \/>\nsubholding perkebunan dari PTPN III (Persero), menampilkan beragam produk hilir<br \/>\nberbasis kelapa sawit serta komoditas perkebunan unggulan lainnya seperti kopi<br \/>\ndan teh premium. Produk yang dipamerkan antara lain minyak goreng merek<br \/>\nNusaKita, Salvaco, dan INL, serta teh Tobasari, Royal Aro, Kayu Aro, dan<br \/>\nButong, termasuk kopi Arabika Royal Aro dan minyak makan merah hasil binaan<br \/>\nkoperasi di Deli Serdang.<\/p>\n<p>Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa<br \/>\nmenyampaikan bahwa keberhasilan PalmCo dalam pameran ini mencerminkan<br \/>\nmeningkatnya kepercayaan pasar global terhadap kualitas dan keberlanjutan<br \/>\nproduk Indonesia. \u201cTEI menjadi wadah untuk menunjukkan bahwa industri sawit<br \/>\nkini bertransformasi, tidak hanya berbicara soal volume, tetapi nilai tambah<br \/>\ndan keberlanjutan yang kami terapkan di seluruh rantai bisnis,\u201d ujar Jatmiko.<\/p>\n<p>Menurut Jatmiko, antusiasme buyer internasional<br \/>\ntidak hanya disebabkan oleh mutu produk, tetapi juga karena konsistensi PalmCo<br \/>\ndalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Hal ini<br \/>\ndiperkuat oleh apresiasi dari Irene Felicia dari Louis Dreyfus Company,<br \/>\nperusahaan perdagangan komoditas global, yang menilai komitmen keberlanjutan<br \/>\ndan keterlacakan produk PalmCo menjadi alasan utama untuk mempercayakan pasokan<br \/>\nCPO bersertifikat kepada perusahaan tersebut.<\/p>\n<p>Sementara itu, Direktur Strategi dan<br \/>\nSustainability PTPN IV PalmCo Ugun Untaryo menyoroti pentingnya penguatan<br \/>\npemasaran dan inovasi produk hilir di pasar global. \u201cKami bangga produk teh dan<br \/>\nkopi kami, yang memiliki nilai historis dan cita rasa unik, kini bisa<br \/>\ndiperkenalkan secara lebih luas. Produk seperti <i>Kayu Aro<\/i> bahkan pernah menjadi favorit keluarga kerajaan Inggris.<br \/>\nKini, kami berupaya mengenalkan kisah dan mutu produk itu kepada pasar modern<br \/>\nyang semakin kompetitif,\u201d jelas Ugun.<\/p>\n<p>Ugun menambahkan bahwa PalmCo tengah memperkuat<br \/>\nstrategi branding dan distribusi agar produk hilir dapat bersaing di segmen<br \/>\npremium. \u201cRitel memberikan nilai tambah, tapi juga memerlukan strategi yang<br \/>\nmatang. Kami terus berbenah dengan dukungan PTPN Group dan sinergi antar-BUMN<br \/>\nagar bisnis ritel ini memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian<br \/>\nnasional,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Antusiasme pengunjung terhadap produk PalmCo<br \/>\njuga tinggi. Ari Jamal, pelaku usaha asal Jakarta, memuji cita rasa teh Butong<br \/>\nyang dinilai otentik dengan aroma khas. Sementara Ayu Rahayu dari PT Sri Rejeki<br \/>\nPutra Mandiri menyebut kerja sama dengan PalmCo yang sudah terjalin sejak 2012<br \/>\nberjalan profesional dan diharapkan bisa diperluas ke sektor lain.<\/p>\n<p>Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan<br \/>\nbahwa keberhasilan TEI 2025 merupakan bukti meningkatnya kepercayaan dunia<br \/>\nterhadap produk Indonesia. \u201cCapaian ini adalah hasil kolaborasi antara pelaku<br \/>\nusaha, perwakilan diplomatik, atase perdagangan, dan ITPC di berbagai negara,\u201d<br \/>\nujarnya.<\/p>\n<p>Dengan capaian transaksi terbesar sepanjang<br \/>\nsejarah penyelenggaraannya, TEI 2025 kembali menegaskan perannya sebagai<br \/>\nplatform utama bagi produk dalam negeri, khususnya sawit dan komoditas<br \/>\nperkebunan, untuk bersaing di pasar internasional secara berkelanjutan.<br \/>\nKeikutsertaan Holding Perkebunan Nusantara melalui PalmCo menjadi wujud nyata<br \/>\ndukungan BUMN perkebunan dalam memperkuat ekspor hijau Indonesia dan mewujudkan<br \/>\nkemandirian ekonomi nasional.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tangerang\u00a0&#8211; Holding Perkebunan Nusantara melalui PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo mencatatkan partisipasi strategis dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2025, yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Pameran dagang terbesar di Indonesia tersebut resmi ditutup pada 19 Oktober 2025 dengan capaian transaksi tertinggi sepanjang sejarah, yakni mencapai USD 22,8 miliar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":33180,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-33178","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33178","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=33178"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33178\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33179,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33178\/revisions\/33179"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/33180"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=33178"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=33178"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=33178"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}