{"id":26854,"date":"2025-08-15T19:00:19","date_gmt":"2025-08-15T10:00:19","guid":{"rendered":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=26854"},"modified":"2025-08-15T19:43:07","modified_gmt":"2025-08-15T10:43:07","slug":"semester-i-2025-ptp-nonpetikemas-catat-kinerja-bertumbuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=26854","title":{"rendered":"Semester I 2025, PTP Nonpetikemas Catat Kinerja Bertumbuh"},"content":{"rendered":"\n<p>Jakarta, \u00a0Agustus 2025<br \/>\n\u2014 PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) terus memperkuat kinerja<br \/>\noperasionalnya guna mencapai target throughput tahun 2025. Dengan mengedepankan<br \/>\nlayanan terintegrasi dan pemanfaatan teknologi terbaru, PTP Nonpetikemas optimistis<br \/>\nmampu mendorong peningkatan arus barang secara signifikan.<\/p>\n<p>Tahun ini, perusahaan menargetkan throughput sebesar 53,5<br \/>\njuta ton\/m3. Untuk merealisasikan target tersebut, PTP Nonpetikemas<br \/>\nmengimplementasikan sejumlah program strategis, di antaranya modernisasi<br \/>\nterminal, kolaborasi langsung dengan pemilik kargo dan pelaku logistik,<br \/>\npenyediaan layanan Port Management Service berbasis Planning &amp; Control terintegrasi<br \/>\nmelalui Pelindo Terminal Operating System Multipurpose (PTOS-M), serta penguatan<br \/>\naspek HSSE (Health, Safety, Security &amp; Environment).<\/p>\n<p>Hingga akhir Juni 2025, PTP Nonpetikemas mencatat realisasi<br \/>\nthroughput sebesar 22.401.788 ton\/m3, meningkat 6,05% dibandingkan periode yang<br \/>\nsama tahun sebelumnya (21.124.424 ton\/m3). Kontribusi arus barang tersebut<br \/>\nberasal dari empat jenis kemasan utama Curah Kering: 45%, General Cargo: 27%,<br \/>\nCurah Cair: 22% dan Bag Cargo: 6%.<\/p>\n<p>Hingga Semester I 2025, PTP mencatat peningkatan throughput<br \/>\ndi berbagai jenis kemasan. Pada General Cargo, tiga cabang teratas adalah<br \/>\nTanjung Priok dengan 4.633.805 ton\/m3 (naik 29,81% dari 2024), Banten 416.430<br \/>\nton\/m3 (naik 20,73%), dan Pangkal Balam 29.386 ton\/m3 (naik 26,29%). Untuk Bag<br \/>\nCargo, Teluk Bayur mencatat 398.265 ton\/m3 (naik 59,32%), Tanjung Pandan<br \/>\n248.785 ton\/m3 (naik 12,61%), dan Tanjung Priok 62.304 ton\/m3 (naik 15,86%).<br \/>\nPada Curah Cair, Jambi mencatat 532.061 ton\/m3 (naik 69,64%), Teluk Bayur<br \/>\n1.441.073 ton\/m3 (naik 11,11%), dan Panjang 434.661 ton\/m3 (naik 33,46%).<br \/>\nSementara itu, Curah Kering mencatat lonjakan di Pontianak sebesar 965.592<br \/>\nton\/m3 (naik 691%), Cirebon 1.659.230 ton\/m3 (naik 18,57%), dan Pangkal Balam<br \/>\n150.347 ton\/m3 (naik 77,03%).<\/p>\n<p>Pertumbuhan pada layanan General Cargo didorong oleh<br \/>\npeningkatan aktivitas bongkar muat di Cabang Tanjung Priok, khususnya dari<br \/>\nkomoditas steel product. Sementara pada Curah Cair, kontribusi signifikan<br \/>\ndatang dari Cabang Jambi yang melayani pengapalan kondensat milik PT Laban Raya<br \/>\nSamodra, serta meningkatnya volume minyak goreng milik PT Ligita Jaya yang ditangani<br \/>\nCabang Teluk Bayur.<\/p>\n<p>Untuk Curah Kering, Cabang Cirebon mencatatkan pertumbuhan<br \/>\npositif berkat kegiatan bongkar muat batubara milik PT Indragarda Paling Gesit,<br \/>\nPT Abra Cirebon Sakti, dan PT Eka Nusa Dwi Sapta. Volume pasir kuarsa milik PT<br \/>\nAbra Cirebon Sakti juga mengalami kenaikan.<\/p>\n<p>Sementara itu, kinerja Bag Cargo terdongkrak oleh kelancaran<br \/>\ndistribusi semen di Cabang Teluk Bayur dan meningkatnya trafik pupuk kemasan<br \/>\nbag produksi PT Pupuk Iskandar Muda. Realisasi kinerja operasional yang diukur<br \/>\nmelalui indikator ton ship day (T\/S\/D) sepanjang tahun 2024 juga menunjukkan<br \/>\nperforma yang positif. Hal ini tercermin dari kontribusi PTP terhadap SPMT<br \/>\nGroup sebesar 39%, dengan total throughput perusahaan pada tahun 2024 mencapai<br \/>\n47.046.785 ton\/m3.<\/p>\n<p>Secara nasional, PTP Cabang Tanjung Priok mencatatkan<br \/>\nthroughput General Cargo tertinggi di antara seluruh cabang SPMT Group. Untuk<br \/>\nCurah Cair, Cabang Teluk Bayur menempati posisi ketiga tertinggi. Adapun pada<br \/>\nCurah Kering, Cabang Tanjung Priok kembali mencatatkan kinerja terbaik di<br \/>\nlingkungan PTP Nonpetikemas, disusul oleh Cabang Panjang dan Bengkulu.<\/p>\n<p>\u201cTarget 2025 kami mencerminkan komitmen terhadap pertumbuhan<br \/>\ndan keunggulan. Kami yakin target ini dapat dicapai melalui modernisasi<br \/>\nterminal, ekspansi bisnis, serta penguatan kolaborasi dengan para pengusaha<br \/>\nbongkar muat dan mitra strategis lainnya,\u201d ujar Indra Hidayat Sani, Direktur Utama<br \/>\nPTP Nonpetikemas.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, \u00a0Agustus 2025 \u2014 PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) terus memperkuat kinerja operasionalnya guna mencapai target throughput tahun 2025. Dengan mengedepankan layanan terintegrasi dan pemanfaatan teknologi terbaru, PTP Nonpetikemas optimistis mampu mendorong peningkatan arus barang secara signifikan. Tahun ini, perusahaan menargetkan throughput sebesar 53,5 juta ton\/m3. Untuk merealisasikan target tersebut, PTP Nonpetikemas mengimplementasikan sejumlah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":26856,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-26854","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/26854","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=26854"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/26854\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26855,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/26854\/revisions\/26855"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/26856"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=26854"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=26854"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=26854"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}