{"id":25999,"date":"2025-08-08T00:56:48","date_gmt":"2025-08-07T15:56:48","guid":{"rendered":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=25999"},"modified":"2025-08-08T01:43:12","modified_gmt":"2025-08-07T16:43:12","slug":"bendungan-bulango-ulu-hampir-rampung-siap-jadi-penopang-swasembada-pangan-gorontalo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=25999","title":{"rendered":"Bendungan Bulango Ulu Hampir Rampung, Siap Jadi Penopang Swasembada Pangan Gorontalo"},"content":{"rendered":"<p>GORONTALO, 7 Agustus 2025 &#8211; Pembangunan Bendungan Bulango Ulu, salah satu proyek strategis di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, telah mencapai progres fisik 85,6%. Pembangunan kontruksinya ditargetkan rampung pada akhir tahun 2025. Proyek yang digawangi oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) ini siap menjadi sumber daya air strategis yang akan menopang kedaulatan pangan, ketahanan air, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Provinsi Gorontalo.<\/p>\n<p>Bendungan<br \/>\nBulango Ulu dirancang sebagai solusi multifungsi yang akan memberikan dampak<br \/>\nlangsung bagi kehidupan warga. Saat beroperasi nanti, Bendungan Bulango Ulu<br \/>\ndapat mengairi lahan seluas 4.950 hektar, menyediakan pasokan air baku sebesar<br \/>\n2.200 liter\/detik, serta berfungsi sebagai pengendali banjir untuk wilayah<br \/>\nhilir seluas 629 hektar.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/d12a36f0-6e92-40f0-aad0-def812d53f00\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>Selain untuk<br \/>\nirigasi dan sumber air baku, Bendungan Bulango Ulu juga memiliki potensi besar<br \/>\nlain. Keberadaannya diproyeksikan juga sebagai sumber energi terbarukan berupa<br \/>\nPembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) berkapasitas 4,96 MW. Kawasan sekitar bendungan juga bisa<br \/>\ndimanfaatkan sebagai destinasi pariwisata baru yang dapat menggerakkan roda<br \/>\nperekonomian lokal.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/147ffa21-32e5-46b0-92a6-7032c4981300\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan bahwa proyek<br \/>\nstrategis ini memiliki visi yang melampaui sekadar konstruksi fisik.<\/p>\n<p>\u201cPembangunan Bendungan Bulango Ulu bukan sekadar proyek fisik, tetapi<br \/>\nbagian dari komitmen pemerintah untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan<br \/>\nketahanan air, khususnya di Indonesia Timur,&#8221; ujar Menteri Dody. Menteri<br \/>\nDody juga optimis pembangunan bendungan ini akan berjalan lancar hingga tahap<br \/>\nakhir, dan fungsi bendungan dapat segera dirasakan manfaatnya.<\/p>\n<p>Saat ini proses pembangunan yang dibagi menjadi dua paket utama terus<br \/>\ndikebut. Paket I\u00a0 yang mencakup<br \/>\npembangunan jalan akses, jembatan, timbunan utama (main dam), serta pembersihan<br \/>\narea genangan, sudah hampir final. Sementara Paket II meliputi bangunan<br \/>\npelimpah, pengelak, dan sistem hidromekanikal, juga dikebut bersamaan.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/2e99ad8b-7715-4034-58e3-9f4137a1da00\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>Fasilitas pendukung lain, yang memperkuat integrasi kawasan bendungan<br \/>\nsebagai pusat layanan dan pengawasan operasional pasca pembangunan, seperti<br \/>\nkantor UPB, rumah dinas, musholla, aula serbaguna, gapura, dan pos jaga, juga<br \/>\ndikerjakan secara paralel.\u00a0 <\/p>\n<p>Tahapan akhir seperti penyelesaian timbunan utama, pemasangan sistem<br \/>\nhidromekanikal, hingga penataan lanskap kawasan dijadwalkan selesai secara<br \/>\nbertahap hingga pertengahan 2026.<\/p>\n<p>Meskipun sudah konstruksi utama bangunan sudah hampir rampung, saat ini<br \/>\nKementerian PU masih menghadapi tantangan dalam proses pembebasan sisa lahan<br \/>\nuntuk proyek bendungan ini. Dari total 1.723 bidang tanah, sebanyak 75,91% atau<br \/>\n1.231 bidang telah bebas. Sisanya masih dalam proses penyelesaian<br \/>\nadministratif, baik melalui konsinyasi, penetapan pengadilan, maupun koordinasi<br \/>\nlanjutan dengan pemerintah daerah. Kementerian PU bersama pemerintah daerah<br \/>\nterus berkoordinasi untuk menuntaskannya.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/6bb74fc6-5052-4dae-0858-39866f007200\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>\u201cDengan kerja sama seluruh pihak, Kementerian PU optimis Bendungan Bulango<br \/>\nUlu dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Gorontalo<br \/>\ndan sekitarnya,\u201d tutup Menteri Dody.<\/p>\n<p>Kehadiran Bendungan Bulango Ulu diharapkan menjadi harapan baru,<br \/>\nmengalirkan air kehidupan yang akan menumbuhkan kesejahteraan dan keamanan bagi<br \/>\nseluruh masyarakat di Provinsi Gorontalo.<\/p>\n<p>#SigapMembangunNegeriUntukRakyat<\/p>\n<p>#MerdekaUntukSemua<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>GORONTALO, 7 Agustus 2025 &#8211; Pembangunan Bendungan Bulango Ulu, salah satu proyek strategis di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, telah mencapai progres fisik 85,6%. Pembangunan kontruksinya ditargetkan rampung pada akhir tahun 2025. Proyek yang digawangi oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) ini siap menjadi sumber daya air strategis yang akan menopang kedaulatan pangan, ketahanan air, dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":26001,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-25999","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25999","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=25999"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25999\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26000,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25999\/revisions\/26000"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/26001"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=25999"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=25999"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=25999"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}