{"id":25108,"date":"2025-07-30T22:02:00","date_gmt":"2025-07-30T13:02:00","guid":{"rendered":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=25108"},"modified":"2025-07-30T22:44:11","modified_gmt":"2025-07-30T13:44:11","slug":"thailand-tegaskan-diri-sebagai-pusat-inovasi-pertanian-asia-di-inagritech-2025-jakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=25108","title":{"rendered":"Thailand Tegaskan Diri Sebagai Pusat Inovasi Pertanian Asia di INAGRITECH 2025 Jakarta"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta, 30 Juli 2025 \u2014 Thailand, yang sejak lama dikenal sebagai \u201cthe fertile land of the plenty\u201d tanah subur penuh buah-buahan, ikan di sungai, dan padi di sawah kini terus mengukuhkan diri sebagai pusat pertumbuhan industri pertanian modern di kawasan Asia Tenggara. <\/p>\n<p>Hal<br \/>\nini ditegaskan melalui partisipasi Thailand di ajang <b>INAGRITECH 2025<\/b>,<br \/>\npameran internasional terbesar bidang mesin dan teknologi pertanian, yang<br \/>\ndiselenggarakan pada 29\u201331 Juli 2025 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.<\/p>\n<p>Bertempat<br \/>\ndi <b>Thailand Pavilion<\/b> yang mengusung tema <i>\u201cThailand Agricultural<br \/>\nTechnology for a Better World\u201d<\/i> Thailand menghadirkan 12 perusahaan terdepan<br \/>\ndari sektor mesin, peralatan, serta teknologi pascapanen, termasuk produsen<br \/>\ntraktor, <i>power tillers<\/i>, alat tanam<br \/>\ndan panen, sistem irigasi, pengering gabah, hingga komponen pendukung lainnya. <\/p>\n<p>Pavilion<br \/>\nini juga menjadi ajang pertemuan antara eksportir Thailand dan para pelaku<br \/>\nusaha Indonesia melalui <i>business matching<\/i><br \/>\nyang ditargetkan mencetak nilai transaksi hingga <b>THB 20 juta<\/b>.<\/p>\n<p><b>Dari Warisan Agrikultur Tradisional Menuju Teknologi<br \/>\nModern<\/b><\/p>\n<p>Sebagai<br \/>\nnegara yang strategis terletak di jantung Asia Tenggara, Thailand telah lama<br \/>\nmenjadi lumbung pangan dunia, terutama berkat produksi beras, tebu, dan<br \/>\nsingkong yang menopang pasar global. Sejak masa Kerajaan Sukho Thai<br \/>\nberabad-abad silam, pepatah \u201ctanah<br \/>\nsubur dengan ikan di sungai dan padi di sawah\u201d telah menggambarkan<br \/>\nkekayaan alam Thailand.<\/p>\n<p>Namun,<br \/>\nseiring pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi, sektor pertanian Thailand<br \/>\nmenghadapi tantangan kekurangan tenaga kerja. Kondisi ini mendorong penggunaan<br \/>\nmesin pertanian secara luas untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi<br \/>\nbiaya. <\/p>\n<p>Kini,<br \/>\nindustri mesin pertanian Thailand berkembang pesat dengan dukungan berbagai<br \/>\nasosiasi seperti <b>Aquacultural Machinery Manufacturer\u2019s Industry Club<\/b><br \/>\nyang menjadi wadah kolaborasi manufaktur untuk riset, pengembangan produk,<br \/>\npertukaran informasi pasar, hingga efisiensi biaya produksi.<\/p>\n<p>\u201cKami<br \/>\nterus berupaya menghadirkan mesin-mesin berkualitas dengan harga terjangkau<br \/>\nagar dapat meningkatkan produktivitas petani, sekaligus memperkuat daya saing<br \/>\nThailand di pasar ekspor. Ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam<br \/>\nmenjadikan Thailand sebagai <i>\u2018kitchen of the world\u2019<\/i>,\u201d ujar YANAPOL<br \/>\nLimpanachokchai, Ketua Dewan Bisnis Thailand Afrika Selatan, Sekretaris<br \/>\nJenderal Klub Industri Produsen Mesin Pertanian di sela acara.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/a8ebbe27-1a4a-451e-76bd-36d20ccaed00\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p><b>Thailand Pavilion Siap Sambut Publik &amp; Pelaku Usaha<\/b><\/p>\n<p><b>INAGRITECH 2025<\/b> mengusung<br \/>\ntema besar \u201cEmpowering Agricultural Innovation\u201d dan menjadi tempat berkumpulnya<br \/>\npara inovator, pengambil kebijakan, serta pelaku usaha dari dalam dan luar<br \/>\nnegeri untuk bersama-sama menciptakan masa depan pertanian yang lebih<br \/>\nberkelanjutan.<\/p>\n<p>\u201cKeikutsertaan kami<br \/>\ndalam INAGRITECH 2025 bertujuan mempererat hubungan perdagangan antara Thailand<br \/>\ndan Indonesia, sekaligus membuka peluang kerja sama baru di bidang pertanian<br \/>\nyang semakin terdigitalisasi,\u201d ujar Hataichanok Sivara, Direktur Thai Trade<br \/>\nCenter Jakarta, di bawah Department of International Trade Promotion (DITP).<br \/>\nSelain itu, ajang ini menjadi momentum strategis untuk mempromosikan kualitas<br \/>\nserta daya saing produk ekspor Thailand di pasar regional.<\/p>\n<p>Melalui<br \/>\nsinergi dengan Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian<br \/>\nPertanian dan Koperasi, serta Kementerian Sains dan Teknologi Thailand,<br \/>\npaviliun ini menjadi wujud nyata komitmen Thailand dalam membangun sektor<br \/>\npertanian yang kuat dan berkelanjutan, tidak hanya untuk kesejahteraan rakyat<br \/>\nThailand, tetapi juga bagi pasar regional termasuk Indonesia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, 30 Juli 2025 \u2014 Thailand, yang sejak lama dikenal sebagai \u201cthe fertile land of the plenty\u201d tanah subur penuh buah-buahan, ikan di sungai, dan padi di sawah kini terus mengukuhkan diri sebagai pusat pertumbuhan industri pertanian modern di kawasan Asia Tenggara. Hal ini ditegaskan melalui partisipasi Thailand di ajang INAGRITECH 2025, pameran internasional terbesar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":25110,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-25108","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25108","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=25108"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25108\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25109,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25108\/revisions\/25109"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/25110"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=25108"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=25108"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=25108"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}