{"id":24911,"date":"2025-07-29T17:35:00","date_gmt":"2025-07-29T08:35:00","guid":{"rendered":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=24911"},"modified":"2025-07-29T17:43:00","modified_gmt":"2025-07-29T08:43:00","slug":"golden-share-menjadi-instrumen-strategis-negara-dalam-kapitalisme-modern","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=24911","title":{"rendered":"Golden Share Menjadi Instrumen Strategis Negara dalam Kapitalisme Modern"},"content":{"rendered":"<p>JAKARTA (29\/07) \u2013 Pengamat Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji, menyoroti kembalinya golden share (saham istimewa) sebagai instrumen kebijakan strategis bagi negara di era kapitalisme modern. Hal ini ditegaskan oleh keputusan bersejarah Amerika Serikat (AS) dalam proses akuisisi US Steel oleh Nippon Steel Jepang.<\/p>\n<p>Menurut Widodo, langkah AS ini menandai lahirnya<br \/>\nsebuah era baru di mana negara tidak lagi hanya bertindak sebagai wasit, tetapi<br \/>\nmasuk ke arena sebagai pemain aktif untuk menetapkan arah dan batasan bagi<br \/>\nkorporasi demi kepentingan nasional.<\/p>\n<p>&#8220;Kebijakan ini menunjukkan bahwa bahkan<br \/>\nnegara kampiun pasar bebas sekalipun kini bersedia menggunakan instrumen<br \/>\nkontrol langsung ketika kedaulatan industri nasional dipertaruhkan,&#8221; kata<br \/>\nWidodo Setiadharmaji. &#8220;Dengan demikian,\u00a0<i>golden share<\/i>\u00a0telah<br \/>\nbertransformasi menjadi alat strategis utama dalam kapitalisme modern.&#8221;<\/p>\n<p>Instrumen\u00a0<i>golden share<\/i>\u00a0dalam<br \/>\nakuisisi US Steel tertuang dalam kerangka hukum mengikat bernama\u00a0<i>National<br \/>\nSecurity Agreement<\/i>\u00a0(NSA).\u00a0Berdasarkan dokumen resmi yang<br \/>\ndiumumkan pada 18 Juni 2025, NSA memberikan kekuasaan substantif kepada<br \/>\nPresiden AS untuk memveto berbagai keputusan strategis, termasuk:<\/p>\n<p>Perubahan<br \/>\n     atau pengurangan komitmen investasi yang disepakati.Pemindahan<br \/>\n     kantor pusat atau relokasi fasilitas produksi ke luar negeri.Penutupan<br \/>\n     fasilitas produksi baja yang dianggap vital di AS.<\/p>\n<p>Selain itu, Nippon Steel juga diwajibkan<br \/>\nberinvestasi US$11 miliar hingga 2028, dan US Steel akan tetap berbadan hukum<br \/>\nAS dengan kantor pusat di Pittsburgh.<\/p>\n<p>PT Krakatau Steel (Persero) Tbk\/KS Group yang<br \/>\ndipimpin oleh Akbar Djohan sebagai Direktur Utama dimana sebagai BUMN selain<br \/>\nsebagai entitas bisnis juga bekerja meningkatkan ekonomi rakyat. KS Group melihat<br \/>\nkebijakan ini sebagai pergeseran paradigmatik yang dipicu oleh meningkatnya<br \/>\nketegangan geopolitik dan disrupsi rantai pasok global. \u00a0&#8220;Penerbitan\u00a0<i>golden share<\/i>\u00a0ini<br \/>\nadalah yang pertama dalam sejarah industri modern AS, negara yang sangat<br \/>\nmenjunjung prinsip pasar bebas,&#8221; ungkap Widodo.<\/p>\n<p>Fenomena ini, menurutnya, lahir dari konsensus<br \/>\nbipartisan langka antara Presiden Joe Biden dan Donald Trump yang sama-sama<br \/>\nmemandang US Steel sebagai aset vital bagi pertahanan dan keamanan<br \/>\nnasional.\u00a0Dengan ini, AS secara terbuka mengadopsi instrumen yang selama<br \/>\nini lebih identik dengan negara seperti Tiongkok, India, bahkan Inggris dan<br \/>\nJepang pada awal industrialisasinya.<\/p>\n<p>Widodo Setiadharmaji menyimpulkan bahwa kasus US<br \/>\nSteel menjadi bukti sahih bahwa untuk melindungi sektor-sektor vital, termasuk<br \/>\nindustri baja, negara-negara paling liberal sekalipun kini merumuskan ulang<br \/>\ncara mereka menjaga kedaulatan ekonominya.<\/p>\n<p>\u201c<i>Golden share<\/i>\u00a0telah resmi menjadi<br \/>\nsenjata pilihan dalam arsenal kebijakan mereka, sebuah tren yang patut<br \/>\ndicermati oleh Indonesia dalam menjaga industri strategisnya,\u201d pungkas Widodo<br \/>\nSetiadharmaji. (***)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA (29\/07) \u2013 Pengamat Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji, menyoroti kembalinya golden share (saham istimewa) sebagai instrumen kebijakan strategis bagi negara di era kapitalisme modern. Hal ini ditegaskan oleh keputusan bersejarah Amerika Serikat (AS) dalam proses akuisisi US Steel oleh Nippon Steel Jepang. Menurut Widodo, langkah AS ini menandai lahirnya sebuah era baru di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":24913,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-24911","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/24911","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=24911"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/24911\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24912,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/24911\/revisions\/24912"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/24913"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=24911"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=24911"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=24911"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}