{"id":24371,"date":"2025-07-24T14:07:00","date_gmt":"2025-07-24T05:07:00","guid":{"rendered":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=24371"},"modified":"2025-07-24T14:42:57","modified_gmt":"2025-07-24T05:42:57","slug":"logistik-aceh-terus-menggeliat-dua-kapal-sandar-di-dermaga-pelabuhan-krueng-raya-pelindo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=24371","title":{"rendered":"Logistik Aceh Terus Menggeliat, Dua Kapal Sandar di Dermaga Pelabuhan Krueng Raya Pelindo"},"content":{"rendered":"\n<p>Aceh, Juli 2025 \u2014 Dua kapal cargo, MV Keasin dan KM Begawan<br \/>\nMas melakukan aktivitas bongkar muat di Dermaga Pelabuhan Krueng Raya, Aceh<br \/>\nBesar, yang dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Cabang Malahayati<br \/>\npada Selasa (22\/7).<\/p>\n<p>MV Keasin, milik PT Juichin dan diageni oleh PT Rahmad<br \/>\nSamudera Lines, tiba dari Pelabuhan Sunda Kelapa dan melaksanakan kegiatan<br \/>\nbongkar muat sebanyak 2.099 ton semen bag. Kedatangan kapal ini menjadi bagian<br \/>\ndari dukungan logistik terhadap kebutuhan bahan bangunan di wilayah Aceh.<\/p>\n<p>Sementara itu, KM Begawan Mas melakukan bongkar muat<br \/>\npetikemas general cargo di dermaga yang sama. Kapal ini membongkar 44 box dan<br \/>\nmemuat kembali 120 box kontainer. KM. Begawan Mas merupakan kapal reguler yang<br \/>\nmelayani rute Kuala Tanjung \u2013 Lhokseumawe \u2013 Malahayati hingga lima kali dalam<br \/>\nsatu bulan.<\/p>\n<p>Sepanjang bulan Juli 2025 hingga minggu ketiga, KM Begawan<br \/>\nMas telah membongkar dan memuat sebanyak 3.847 box kontainer di Dermaga<br \/>\nMalahayati dan Krueng Raya, mencerminkan peningkatan aktivitas logistik di<br \/>\nPelabuhan Malahayati yang dalam pelayanan terminal dioperasikan oleh PT Pelindo<br \/>\nMulti Terminal (SPMT), salah satu Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero).<\/p>\n<p>Capt. Agust Deritanto, General Manager PT Pelabuhan<br \/>\nIndonesia (Persero) Cabang Malahayati yang juga merangkap sebagai Branch<br \/>\nManager Pelindo Multi Terminal Branch Malahayati, mengungkapkan bahwa Pelabuhan<br \/>\nMalahayati terus mendorong efisiensi distribusi barang dan keterhubungan<br \/>\nantarwilayah melalui jalur laut. <\/p>\n<p>&#8220;MV Keasin dan KM Begawan Mas adalah mitra penting<br \/>\ndalam rantai pasok ini. Kami mengajak semua investor Aceh untuk memanfaatkan<br \/>\njalur distribusi yang tersedia sebagai peluang memperkuat perekonomian daerah,\u201d<br \/>\nujarnya.<\/p>\n<p>PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Cabang Malahayati terus<br \/>\nberkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan infrastruktur pelabuhan,<br \/>\nmendukung kelancaran distribusi logistik serta mendorong pertumbuhan ekonomi<br \/>\ndi\u00a0Provinsi\u00a0Aceh.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aceh, Juli 2025 \u2014 Dua kapal cargo, MV Keasin dan KM Begawan Mas melakukan aktivitas bongkar muat di Dermaga Pelabuhan Krueng Raya, Aceh Besar, yang dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Cabang Malahayati pada Selasa (22\/7). MV Keasin, milik PT Juichin dan diageni oleh PT Rahmad Samudera Lines, tiba dari Pelabuhan Sunda Kelapa dan melaksanakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":24373,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-24371","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/24371","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=24371"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/24371\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24372,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/24371\/revisions\/24372"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/24373"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=24371"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=24371"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=24371"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}