{"id":24242,"date":"2025-07-23T13:32:00","date_gmt":"2025-07-23T04:32:00","guid":{"rendered":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=24242"},"modified":"2025-07-23T13:43:02","modified_gmt":"2025-07-23T04:43:02","slug":"indonesia-research-summit-2-1-editage-dan-universitas-airlangga-berkolaborasi-untuk-mempercepat-dampak-global-riset-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=24242","title":{"rendered":"Indonesia Research Summit 2.1: Editage dan Universitas Airlangga Berkolaborasi untuk Mempercepat Dampak Global Riset Indonesia"},"content":{"rendered":"<p>Editage berkolaborasi dengan Universitas Airlangga dalam penyelenggaraan Indonesia Research Summit 2.1. Dengan tema \u2018Mendorong Dampak Riset Global Melalui Publikasi Strategis dan Inovasi Teknologi,\u2019 konferensi ini mengumpulkan para pemangku kebijakan dan pimpinan dari ekosistem riset Indonesia untuk membahas tren riset terkini dan strategi untuk meningkatkan visibilitas dan dampak global.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.editage.id\/\">Editage<\/a>,<br \/>\nmerek utama dari <a href=\"https:\/\/cactusglobal.com\/\">Cactus Communications<\/a>, bekerja sama dengan Universitas<br \/>\nAirlangga, salah satu universitas terkemuka di Indonesia, sukses<br \/>\nmenyelenggarakan <b>Indonesia Research Summit 2.1<\/b> pada tanggal 8 Juli 2025<br \/>\ndi Hotel Harris Gubeng, Surabaya. Dengan tema <i>\u201cDriving Global Research<br \/>\nImpact Through Strategic Publication &amp; Technological Innovation,\u201d <\/i>konferensi<br \/>\nsehari penuh ini menghadirkan para pemimpin berpengaruh dari ekosistem riset<br \/>\nIndonesia untuk membahas tren riset terkini serta strategi peningkatan<br \/>\nvisibilitas dan dampak global.<\/p>\n<p>Acara ini<br \/>\ndihadiri oleh lebih dari 85 peserta, termasuk para peneliti, dekan fakultas,<br \/>\nserta pengambil keputusan senior dari lebih dari 75 universitas di seluruh<br \/>\nIndonesia. Narasumber terkemuka meliputi pejabat dari Kementerian Pendidikan<br \/>\nTinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi; Badan Riset dan Inovasi Nasional<br \/>\n(BRIN); Universitas Diponegoro; dan Universitas Airlangga.<\/p>\n<p>Tujuan<br \/>\nutama dari konferensi ini adalah menyediakan wadah dialog bermakna antara<br \/>\npemangku kepentingan utama termasuk peneliti, pemimpin akademik, penyandang<br \/>\ndana, dan pembuat kebijakan untuk menghasilkan wawasan konkret demi memperkuat<br \/>\nkehadiran riset Indonesia di kancah global. Acara ini juga menjadi momen<br \/>\npenting untuk mempertegas posisi Editage sebagai pemimpin pemikiran di kawasan<br \/>\ndan membuka peluang kolaborasi strategis yang baru.<\/p>\n<p>Menanggapi<br \/>\nkemitraan dengan UNAIR dan keberhasilan acara ini, <b>Ruchi Chauhan<\/b>, Wakil<br \/>\nPresiden dan Kepala Divisi Pemasaran (RoW) Cactus Communications, menyatakan,<\/p>\n<p>\u201cKemitraan<br \/>\nkami dengan Universitas Airlangga mencerminkan nilai dari kerja sama jangka<br \/>\npanjang. Sebagai salah satu institusi pertama di Indonesia yang bermitra dengan<br \/>\nEditage, UNAIR telah memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan dan<br \/>\nketerlibatan kami di wilayah ini. Indonesia Research Summit menjadi platform<br \/>\nyang tepat dan strategis untuk memperkuat hubungan kami dengan pemangku<br \/>\nkepentingan akademik sekaligus meningkatkan visibilitas Editage. Bersama UNAIR,<br \/>\nkami melihat komitmen nyata dari komunitas riset Indonesia untuk membangun<br \/>\nekosistem ilmiah yang lebih berdampak dan diakui secara global.\u201d<\/p>\n<p><b>Prof.<br \/>\nHery Purnobasuki, M.Si., Ph.D.<\/b>, Ketua Lembaga Inovasi dan Pengembangan Jurnal, Publikasi, dan Hak<br \/>\nKekayaan Intelektual (LIPJPHKI), Universitas Airlangga, menekankan pentingnya<br \/>\nacara seperti ini dalam mendorong budaya riset yang kuat dan meningkatkan<br \/>\nprofil internasional akademisi Indonesia. Ia menyatakan,<\/p>\n<p>\u201cEkosistem<br \/>\nriset Indonesia memiliki potensi besar untuk memberikan dampak global, didorong<br \/>\noleh inovasi teknologi serta kekayaan sumber daya alam dan intelektual bangsa.<br \/>\nIndonesia Research Summit menjadi momentum penting bagi komunitas akademik kami<br \/>\nuntuk menggali praktik terbaik dalam publikasi ilmiah, memperkuat kolaborasi,<br \/>\ndan meningkatkan visibilitas internasional dari inisiatif riset kami. Kami<br \/>\nbangga bermitra dengan Editage karena layanan mereka sangat membantu para<br \/>\npeneliti kami dalam memenuhi standar internasional dan memperluas jangkauan<br \/>\nglobal karya ilmiah mereka.\u201d<\/p>\n<p>Indonesia<br \/>\nResearch Summit 2.1 ditutup dengan komitmen bersama untuk terus meningkatkan<br \/>\nkualitas, jangkauan, dan dampak dari riset Indonesia. Dengan kolaborasi<br \/>\nberkelanjutan antara institusi unggulan seperti Universitas Airlangga dan<br \/>\nEditage, masa depan lanskap akademik Indonesia tampak semakin menjanjikan dan<br \/>\nterhubung secara global.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Editage berkolaborasi dengan Universitas Airlangga dalam penyelenggaraan Indonesia Research Summit 2.1. Dengan tema \u2018Mendorong Dampak Riset Global Melalui Publikasi Strategis dan Inovasi Teknologi,\u2019 konferensi ini mengumpulkan para pemangku kebijakan dan pimpinan dari ekosistem riset Indonesia untuk membahas tren riset terkini dan strategi untuk meningkatkan visibilitas dan dampak global. Editage, merek utama dari Cactus Communications, bekerja [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":24244,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-24242","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/24242","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=24242"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/24242\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24243,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/24242\/revisions\/24243"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/24244"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=24242"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=24242"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=24242"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}