{"id":21511,"date":"2025-06-25T10:00:00","date_gmt":"2025-06-25T01:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=21511"},"modified":"2025-06-25T10:44:02","modified_gmt":"2025-06-25T01:44:02","slug":"binus-university-raih-penghargaan-omni-brands-of-the-year-2025-dengan-kampanye-mulailebihawal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=21511","title":{"rendered":"BINUS University Raih Penghargaan &#8220;OMNI Brands of the Year 2025&#8221; dengan Kampanye #MulaiLebihAwal"},"content":{"rendered":"\n<p><b>Jakarta, 12 Juni 2025<\/b> \u2014 Selaras dengan semangat <i>empowering<br \/>\n<\/i>dan <i>fostering<\/i>, BINUS University<br \/>\nkembali membuktikan komitmennya dalam menciptakan inovasi pendidikan berdampak<br \/>\nnyata. Ini terbukti oleh pencapaian terbaru BINUS University yang meraih<br \/>\npenghargaan <i>OMNI Brands of the Year 2025<\/i><br \/>\ndari majalah Marketeers Indonesia. Penghargaan bergengsi ini diberikan dalam<br \/>\nkategori <i>Digital Branding Campaign<\/i><br \/>\nberkat keberhasilan kampanye #MulaiLebihAwal yang memadukan kekuatan <i>branding<\/i>, teknologi, dan strategi <i>omnichannel<\/i> secara efektif.<\/p>\n<p>Ajang<br \/>\ntahunan <i>OMNI Brands of the Year<\/i> sudah<br \/>\nmemasuki tahun ke-7 penyelenggaraan dan menjadi tolok ukur penting bagi<br \/>\nperusahaan atau institusi yang mampu menghadirkan transformasi digital dan<br \/>\npendekatan <i>omnichannel <\/i>yang<br \/>\nberkesinambungan. <\/p>\n<p>Tahun<br \/>\nini, ada lebih dari 50 proposal dari berbagai sektor yang diseleksi secara<br \/>\nketat oleh dewan juri berdasarkan empat kriteria utama: <i>Creativity <\/i>(keunikan kampanye tersebut), <i>Innovation <\/i>(nilai tambah dan fungsionalitas yang diusung), <i>Reach <\/i>(seberapa besar jangkauan program<br \/>\ntersebut), dan <i>Impact <\/i>(seberapa nyata<br \/>\ndampaknya bagi masyarakat, lembaga, dan pelanggan). <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/66ee7c4b-dc93-4dd3-c407-45ee9a830a00\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>BINUS<br \/>\nUniversity berhasil mencuri perhatian berkat pendekatan komunikasinya yang<br \/>\norisinal, berdaya jangkau luas, serta berdampak nyata &amp; relevan terhadap<br \/>\nmasyarakat, khususnya generasi muda yang tengah merancang masa depannya.<br \/>\nKampanye #MulaiLebihAwal menjadi inti dari pencapaian tersebut.<\/p>\n<p>Kampanye<br \/>\nini menyuarakan pesan bahwa mahasiswa BINUS University dapat memulai kariernya<br \/>\nlebih cepat dibandingkan rata-rata lulusan perguruan tinggi lainnya. Melalui<br \/>\nsistem pendidikan yang dirancang pada tahap awal, mahasiswa akan menjalani<br \/>\nperkuliahan selama 2,5 tahun di BINUS University. Selama periode ini, mahasiswa<br \/>\nakan mendapatkan dasar-dasar ilmu yang dibutuhkan sesuai program studi<br \/>\npilihannya. Setelah 2,5 tahun selesai perkuliahan, mahasiswa dapat mulai lebih<br \/>\nawal dalam berkarir baik sebagai profesional, menjadi entrepreneur atau juga<br \/>\nmelanjutkan studi baik di dalam maupun di luar negeri melalui program<br \/>\nEnrichment BINUS University.<\/p>\n<p>Salah<br \/>\nsatu kunci keberhasilan sistem ini terletak pada <i>enrichment program<\/i> yang menjadi bagian integral dari kurikulum<br \/>\nBINUS University. Mahasiswa diberi kebebasan untuk memilih satu dari tujuh<br \/>\njalur pengembangan diri sesuai minat dan tujuan mereka. Pilihannya mencakup<br \/>\nprogram magang (<i>internship<\/i>),<br \/>\nkewirausahaan (<i>entrepreneurship<\/i>),<br \/>\npenelitian (<i>research<\/i>), pengabdian<br \/>\nmasyarakat (<i>community development<\/i>),<br \/>\nstudi ke luar negeri (<i>study abroad<\/i>),<br \/>\nstudi lanjut (<i>further study<\/i>), dan<br \/>\nstudi independen khusus (<i>specific independent<br \/>\nstudy<\/i>). <\/p>\n<p>Dengan<br \/>\npendekatan ini, mahasiswa BINUS mampu memperoleh pengetahuan teori sekaligus<br \/>\npengalaman nyata yang mempersiapkan mereka secara profesional dan pribadi.<\/p>\n<p>Sesuai<br \/>\ndengan kekhasan penghargaan <i>OMNI Brands<br \/>\nof the Year<\/i>, kampanye #MulaiLebihAwal hadir dengan berbagai format digital<br \/>\ndan <i>offline<\/i>. Contohnya, konten<br \/>\ninteraktif di media sosial, kolaborasi dengan para alumni dan profesional,<br \/>\nserta aktivitas edukatif di sekolah-sekolah. Pendekatan ini memperkuat posisi<br \/>\nBINUS University sebagai institusi pendidikan yang adaptif dan selalu selangkah<br \/>\nlebih maju dalam menjawab tantangan zaman.<\/p>\n<p>Kemenangan<br \/>\nini juga mencerminkan semangat BINUS University dalam <i>empowering<\/i> dan <i>fostering the<br \/>\nsociety<\/i> melalui pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri dan<br \/>\nmasyarakat. Dalam setiap langkahnya, BINUS terus berupaya menciptakan<br \/>\nlingkungan belajar yang inklusif dan kolaboratif. Hal ini juga tercermin dalam<br \/>\nkurikulumnya yang sangat mendorong para mahasiswa untuk menerapkan ilmu mereka<br \/>\ndan menciptakan solusi yang membantu masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cTentunya kami merasa<br \/>\nsangat bangga. Ini merupakan bukti bahwa pendekatan kami dalam memadukan<br \/>\npendidikan dengan strategi <i>digital<br \/>\nstorytelling<\/i> yang kuat mampu menyentuh hati dan pikiran generasi muda.<br \/>\nMelalui kampanye #MulaiLebihAwal, kami ingin mendorong mahasiswa untuk percaya<br \/>\ndiri dalam menentukan arah masa depan mereka lebih awal dan lebih terarah<br \/>\nkarena mereka bisa ikut memajukan bangsa,\u201d ujar Aldridge Christian Seubelan,<br \/>\nBrand Manager BINUS University.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, 12 Juni 2025 \u2014 Selaras dengan semangat empowering dan fostering, BINUS University kembali membuktikan komitmennya dalam menciptakan inovasi pendidikan berdampak nyata. Ini terbukti oleh pencapaian terbaru BINUS University yang meraih penghargaan OMNI Brands of the Year 2025 dari majalah Marketeers Indonesia. Penghargaan bergengsi ini diberikan dalam kategori Digital Branding Campaign berkat keberhasilan kampanye #MulaiLebihAwal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":21513,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-21511","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21511","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21511"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21511\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21512,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21511\/revisions\/21512"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21513"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21511"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21511"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21511"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}