{"id":20391,"date":"2025-06-13T08:45:00","date_gmt":"2025-06-12T23:45:00","guid":{"rendered":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=20391"},"modified":"2025-06-13T09:43:00","modified_gmt":"2025-06-13T00:43:00","slug":"kebiasaan-sederhana-yang-bisa-kurangi-risiko-kebakaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=20391","title":{"rendered":"Kebiasaan Sederhana yang Bisa Kurangi Risiko Kebakaran"},"content":{"rendered":"<p>Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 629 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah di Indonesia sepanjang tahun 2024. Tahukah Sobat #SadarRisiko bahwa beberapa kebiasaan kecil yang tampaknya sepele bisa meningkatkan risiko kebakaran? Mari kita bahas agar lebih #SadarRisiko dan bisa #KurangiRisiko kebakaran di sekitar kita.<\/p>\n<p>Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada<br \/>\n629 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah di<br \/>\nIndonesia sepanjang tahun 2024. Tahukah Sobat #SadarRisiko bahwa beberapa<br \/>\nkebiasaan kecil yang tampaknya sepele bisa meningkatkan risiko kebakaran? Mari<br \/>\nkita bahas agar lebih #SadarRisiko dan bisa #KurangiRisiko kebakaran di sekitar<br \/>\nkita.<\/p>\n<p>Di bawah ini adalah kegiatan sehari-hari yang kita lakukan,<br \/>\nyang dapat menjadi sumber risiko kebakaran:<\/p>\n<p><b>Membakar<br \/>\n     Sampah Sembarangan:<\/b>\u00a0Risiko membakar sampah, terutama di musim<br \/>\n     kering dan berangin, dapat memicu kebakaran karena api bisa menyebar<br \/>\n     secara tidak terkendali. Selain asap yang mengganggu lingkungan sekitar<br \/>\n     kita, bara api beterbangan dapat memicu kebakaran lahan dan pemukiman di<br \/>\n     sekitar kita.<\/p>\n<p><b>Kegiatan<br \/>\n     Memanggang Makanan:<\/b>\u00a0Keseruan memasak dengan cara membakar dapat<br \/>\n     menjadi risiko ketika dilakukan tanpa pengawasan yang cukup. Menyalakan<br \/>\n     api dengan menggunakan bahan bakar secara berlebihan dan menempatkan<br \/>\n     panggangan terlalu dekat dengan bahan-bahan dan benda yang mudah terbakar<br \/>\n     juga dapat memicu kebakaran.<\/p>\n<p><b>Merokok<br \/>\n     di Tempat Berisiko:<\/b>\u00a0Kebiasaan merokok, terutama di dekat bahan<br \/>\n     bakar gas atau uap dari bahan bakar lainnya, juga berisiko menyebabkan<br \/>\n     kebakaran.<\/p>\n<p><b>Tidak<br \/>\n     Merawat Jaringan Kabel Listrik:<\/b>\u00a0Kabel listrik yang terkelupas<br \/>\n     atau renggang, stop kontak dengan beban listrik berlebihan, serta<br \/>\n     sambungan kabel tidak standar, rentan memicu percikan yang dapat<br \/>\n     menimbulkan kebakaran. Instalasi listrik yang sudah tua juga perlu<br \/>\n     perawatan dan penggantian secara teratur.<\/p>\n<p><b>Kebiasaan<br \/>\n     Berisiko Lainnya:<\/b>\u00a0Kebiasaan sehari-hari lainnya seperti<br \/>\n     meninggalkan lilin menyala tanpa diawasi, membiarkan setrika menyala<br \/>\n     terlalu lama, dan mengisi daya (<i>charge<\/i>) perangkat hape dan\u00a0<i>gadget<\/i>\u00a0di<br \/>\n     atas atau dekat dengan bahan mudah terbakar seperti sofa, gorden, atau<br \/>\n     kasur juga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. Kita juga mungkin<br \/>\n     pernah lupa mematikan kompor atau menyimpan bahan mudah terbakar terlalu<br \/>\n     dekat dengan sumber panas atau terpaparkan matahari, sehingga dapat<br \/>\n     menambah risiko kebakaran.<\/p>\n<p><b>Jadi apa saja langkah-langkah yang dapat Sobat<br \/>\n#SadarRisiko lakukan untuk #KurangiRisiko kebakaran?<\/b><\/p>\n<p>Pisahkan<br \/>\n     sampah sesuai jenisnya sehingga dapat melakukan daur ulang. Gunakan<br \/>\n     fasilitas pembuangan sampah yang benar dan resmi serta ikuti jadwal<br \/>\n     pengambilan sampah yang tersedia.<\/p>\n<p>Pasang<br \/>\n     detektor asap di area strategis sekitar rumah dan lingkungan sehingga<br \/>\n     Sobat #SadarRisiko mendapatkan peringatan awal ketika ada asap. Selain<br \/>\n     itu, siapkan alat pemadam api di rumah dan kendaraan bermotor untuk<br \/>\n     menambah kesiapan diri ketika terjadinya kebakaran.<\/p>\n<p>Periksalah<br \/>\n     instalasi listrik rumah dan lingkungan kerja secara berkala. Perhatikan<br \/>\n     voltase perangkat dan jangan bebani stop kontak secara berlebihan.<\/p>\n<p>Simpan<br \/>\n     bahan-bahan mudah terbakar secara aman dan terpisah serta jauh dari sumber<br \/>\n     panas seperti api, listrik, atau paparan matahari.<\/p>\n<p>Siapkan<br \/>\n     diri dan keluarga atau teman-teman di sekitar lingkungan kerja dengan<br \/>\n     mengetahui cara pengoperasian alat pemadam api. Selain itu, buatlah<br \/>\n     rencana evakuasi di rumah dan ketahuilah prosedur evakuasi di tempat kerja<br \/>\n     kita.<\/p>\n<p>Sobat #SadarRisiko, pencegahan kebakaran dimulai dari<br \/>\nkebiasaan dan kewaspadaan kita sehari-hari. Bersama-sama kita bisa semakin<br \/>\n#SadarRisiko dan #KurangiRisiko kebakaran dengan menerapkan kebiasaan aman di<br \/>\nrumah dan lingkungan kita. Untuk informasi lebih lanjut mengenai topik-topik<br \/>\nlain agar lebih #SadarRisiko dan #KurangiRisiko, temukan di laman\u00a0<i>online<\/i>\u00a0dan<br \/>\nmedia sosial #MASINDO.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 629 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah di Indonesia sepanjang tahun 2024. Tahukah Sobat #SadarRisiko bahwa beberapa kebiasaan kecil yang tampaknya sepele bisa meningkatkan risiko kebakaran? Mari kita bahas agar lebih #SadarRisiko dan bisa #KurangiRisiko kebakaran di sekitar kita. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":20393,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-20391","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20391","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=20391"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20391\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20392,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20391\/revisions\/20392"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/20393"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=20391"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=20391"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=20391"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}