{"id":19771,"date":"2025-06-05T10:00:00","date_gmt":"2025-06-05T01:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=19771"},"modified":"2025-06-05T10:43:23","modified_gmt":"2025-06-05T01:43:23","slug":"dibuat-untuk-berkreasi-dirancang-untuk-berkembang-wacom-memperkenalkan-jajaran-wacom-cintiq-baru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asiajournaux.com\/?p=19771","title":{"rendered":"Dibuat untuk Berkreasi, Dirancang untuk Berkembang \u2014 Wacom Memperkenalkan Jajaran Wacom Cintiq Baru"},"content":{"rendered":"<p>Wacom memperkenalkan pen display Wacom Cintiq generasi baru, yaitu Cintiq 16, Cintiq 24, dan Cintiq 24 touch, yang menghadirkan kinerja kelas profesional dan dilengkapi dengan alat-alat kreatif profesional. Jajaran produk ini memadukan teknologi Pro Pen 3 dari Wacom, desain yang ringkas, dan kemudahan penggunaan bagi kreator yang siap meningkatkan kualitas karyanya.<\/p>\n<p>TOKYO \u2013 5 Juni 2025 \u2013 Wacom hari ini meluncurkan pen<br \/>\ndisplay Cintiq 16, Cintiq 24, dan Cintiq 24 touch generasi baru untuk mendukung<br \/>\npara kreator dalam berkreasi dengan alat profesional yang mudah diakses tanpa<br \/>\nkompromi. Dengan menggabungkan produk unggulan Wacom Pro Pen 3, desain yang<br \/>\nlebih ramping, dan layar tajam yang dirancang untuk pekerjaan kreatif, model<br \/>\ntersebut cocok untuk para seniman dan desainer yang siap meningkatkan karya<br \/>\nmereka dan menyelami ide-ide yang paling berani.<\/p>\n<p>\u201cKreativitas bukan tentang batasan, tetapi tentang<br \/>\nmenyelami ide-ide yang luar biasa,\u201d kata Koji Yano, Wakil Presiden Senior di<br \/>\nWacom. \u201cJajaran Cintiq baru ini cocok untuk para kreator yang ingin berkembang.<br \/>\nIni bukan sekadar alat, tetapi percikan yang mengubah \u2018seandainya\u2019 menjadi<br \/>\n\u2018selanjutnya\u2019.\u201d<\/p>\n<p><b>Sentuhan Alami dengan Wacom Pro Pen 3<\/b><b><\/b><\/p>\n<p>Dengan menggunakan Wacom Pro Pen 3, model Cintiq baru<br \/>\nmemberikan goresan pena yang responsif dan presisi berkat peningkatan laju<br \/>\npengambilan sampel dan sensitivitas tekanan. Seniman dapat merasakan<br \/>\ngaris-garis yang mengalir mengikuti gerakan secara tepat, sehingga mendukung<br \/>\nekspresi dengan kontrol yang lebih baik.<\/p>\n<p>Dengan aksesori opsional, pengguna dapat menyesuaikan<br \/>\nketebalan pegangan, keseimbangan berat, dan tata letak tombol sehingga<br \/>\nmemberikan kenyamanan ketika menggunakan produk ini dalam waktu yang lama.<br \/>\nAksesori opsional lainnya adalah Wacom Pro Pen 3 Wood Grip, dijual terpisah,<br \/>\nyang menonjolkan tampilan hangat dan bertekstur sehingga memberikan nuansa<br \/>\nlebih alami di tangan pengguna yang lebih menyukai sentuhan organik selama sesi<br \/>\nmenggambar yang lama.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/f572ad2c-82e0-48cc-fb66-8372c0d5e700\/public\" alt=\"Wacom-Pro-Pen3-with-Wood-Grip\" \/><\/p>\n<p><b>Layar Jernih dan Nyaman di Mata<\/b><b><\/b><\/p>\n<p>Tersedia dalam ukuran 16,0\u201d (resolusi 2560 x 1600) dan<br \/>\n23,8\u201d (resolusi 2560 x 1440), jajaran Cintiq ini mencakup model Pen saja dan<br \/>\nPen &amp; Touch (khusus 23,8\u201d). Sambungan langsung meminimalkan celah antara<br \/>\nujung pena dan kursor. Kaca bertekstur anti-glare mengurangi pantulan dan<br \/>\nmeminimalkan kelelahan mata.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/e26fc2a2-0c44-46d7-1077-e0e616746b00\/public\" alt=\"Wacom-Cintiq16_In-use\" \/><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/8e3f1653-4bc5-4030-4d50-38f6e5a5d800\/public\" alt=\"Wacom-Cintiq24_In-use\" \/><\/p>\n<p><b>Desain Ramping dan Performa Senyap<\/b><b><\/b><\/p>\n<p>Desain datar dengan profil yang lugas dan modern<br \/>\nmendukung berbagai sudut kerja. Kedua model tersebut lebih ramping dari<br \/>\npendahulunya, misalnya Cintiq 24, dengan ketebalan hampir setengah dari model<br \/>\n22\u201d sebelumnya, yaitu hanya 21 mm sehingga lebih mudah disesuaikan dengan<br \/>\nberbagai ruang kerja. Desain tanpa kipas memastikan pengoperasian yang senyap<br \/>\ndan membantu pengguna tetap fokus selama sesi kreatif yang panjang, tanpa<br \/>\nmenimbulkan panas berlebih.<\/p>\n<p><b>Dudukan yang Dapat Disesuaikan dan Penataan yang<br \/>\nFleksibel<\/b><b><\/b><\/p>\n<p>Cintiq 24 dilengkapi dengan Wacom Adjustable Stand<br \/>\nyang memungkinkan penyesuaian sudut yang lancar dan senyap. Cintiq 16<br \/>\ndilengkapi dengan penyangga yang dapat dilipat dan juga kompatibel dengan<br \/>\ndudukan opsional, dijual terpisah. Kedua model tersebut kompatibel dengan<br \/>\nstandar VESA (75 x 75 mm) untuk digunakan dengan lengan monitor pihak ketiga.<\/p>\n<p>Semua port tersusun rapi di bagian belakang untuk<br \/>\nmemudahkan pengaturan kabel. Semua model mendukung koneksi USB-C, dan model 16\u201d<br \/>\njuga mendukung pengaturan kabel tunggal yang praktis dengan pengaliran daya.<br \/>\nPort HDMI dan USB-A tersedia di kedua model sebagai opsi alternatif.<\/p>\n<p>Semua model dilengkapi dengan lisensi berbatas waktu<br \/>\nuntuk perangkat lunak kreatif, termasuk Clip Studio Paint EX dan MASV.<\/p>\n<p><b>Ketersediaan<\/b><b><\/b><\/p>\n<p>Model baru Wacom Cintiq akan tersedia pada musim panas<br \/>\nini. Untuk mempelajari selengkapnya, kunjungi: <a href=\"https:\/\/www.wacom.com\/products\/wacom-cintiq\">https:\/\/www.wacom.com\/products\/wacom-cintiq<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wacom memperkenalkan pen display Wacom Cintiq generasi baru, yaitu Cintiq 16, Cintiq 24, dan Cintiq 24 touch, yang menghadirkan kinerja kelas profesional dan dilengkapi dengan alat-alat kreatif profesional. Jajaran produk ini memadukan teknologi Pro Pen 3 dari Wacom, desain yang ringkas, dan kemudahan penggunaan bagi kreator yang siap meningkatkan kualitas karyanya. TOKYO \u2013 5 Juni [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":19773,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-19771","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19771","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19771"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19771\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19772,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19771\/revisions\/19772"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/19773"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19771"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19771"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asiajournaux.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19771"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}